-->

Pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam, Babel Tindaklanjuti Studi Kelayakan dan Penambahan Fasilitas

Dikarenakan rencana pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam ini merupakan prioritas pembangunan, maka harus ada strategi yang dijalankan agar proyek yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bangka Belitung ini tetap berjalan. 


Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman


PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Dalam rangka percepatan rencana pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menindaklanjuti studi kelayakan serta penambahan fasilitas pelabuhan tersebut.

Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan yang telah dibuat oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang, dan penambahan fasilitas di pelabuhan ini disinkronkan dengan rencana yang dibuat Kementerian Perhubungan guna mendukung aktivitas perekonomian di tempat itu.

Rencana pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam ini telah mendapat restu dari Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, saat kunjungan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, beberapa waktu lalu.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengatakan, pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam telah lama direncanakan namun akibat adanya pandemi Covid-19, anggaran yang telah disiapkan berkurang karena adanya refocusing.

Dikarenakan rencana pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam ini merupakan prioritas pembangunan, maka harus ada strategi yang dijalankan agar proyek yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bangka Belitung ini tetap berjalan.

"Kita harus membuat suatu strategi, mana yang kita prioritaskan untuk pembangunan, agar perekonomian masyarakat tetap berjalan," kata Gubernur Erzaldi, Rabu.

Untuk menambah fasilitas pelabuhan serta mendukung kemanfaatan aktivitas perekonomian, pihaknya akan membuat reklamasi dan memperdalam alur.

Selain perusahaan yang akan menjalankan proyek ini, dalam menjalankan pembangunan pengembangan Pangkal Balam ini, Pemprov Babel meminta juga pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (ris/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top