-->

Pemprov Bangka Belitung Siap Lantik Tiga Kepala Daerah Terpilih dengan Protokol Kesehatan

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah siap untuk mengikuti pelantikan para kepala daerah terpilih di tiga kabupaten,” ungkap Naziarto.



PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Naziarto, menyampaikan bahwa Pemprov Babel telah siap untuk melakukan pelantikan kepala daerah terpilih tahun 2020 pada Jumat, 26 Februari 2021 pukul 09.00 WIB.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah siap untuk mengikuti pelantikan para kepala daerah terpilih di tiga kabupaten,” ungkap Naziarto.

Kesiapan Babel melaksanakan pelantikan ini dijelaskan melalui aplikasi zoom di Ruang Vidcon Gubernur Babel, dalam rapat koordinasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dengan seluruh Provinsi di Indonesia untuk pemantapan pelaksanaan pelantikan bupati-wakil bupati dan walikota-wakil walikota hasil Pilkada serentak tahun 2020, Rabu. 

Naziarto mengatakan, untuk prasarana yang akan digelar di kantor gubernur, akan menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri.

“Prasarana di kantor gubernur, tetap melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan arahan Dirjen Otda. Setiap tamu dan undangan akan diperiksa sesuai peraturan protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin melihat, bisa melalui live streaming,” terangnya.

Dalam arahan Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik, pelantikan dengan pendekatan luring (luar jaringan) dengan protokol kesehatan yang ketat boleh dilakukan. Hal ini mengingat tidak semua daerah dapat melakukan secara daring, dikarenakan kondisi jaringan dan kondisi geografis yang belum memadai. 

Dirjen Otda Kemendagri menegaskan, apabila pelantikan dilakukan melalui pendekatan luar jaringan (luring), maka tidak boleh lebih dari 25 orang yang berada dalam satu ruangan.

“Saat pelantikan, tidak boleh lebih dari 25 orang yang berada dalam satu ruangan. Hal ini dilakukan, agar kondisi pelantikan tetap terjaga meski euforia sedang tinggi terhadap pelantikan. Karena kesehatan merupakan prioritas,” tegas Akmal.

Apabila terdapat provinsi dengan pelantikan kepala daerah yang cukup banyak dan melebihi kapasitas 25 orang, ia mengingatkan agar dapat dilakukan secara bertahap agar protokol kesehatan tetap terjaga.

Rencana pelantikan kepala daerah terpilih yang dilaksanakan di 32 Provinsi se-Indonesia akan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pada bulan Februari, April, dan Juli 2021. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top