Pekerja Gelar Aksi Unjuk Rasa Massal Terkait Rencana Pembangunan Ekonomi 5 Tahun Korut yang Baru

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan bahwa aksi unjuk rasa pekerja bertujuan untuk mendorong pemenuhan tujuan satu tahun dari rencana ekonomi lima tahun diadakan di berbagai bidang dan unit industri.

Foto: Yonhap

SEOUL, IPHEDIA.com - Pekerja Korea Utara (Korut) menggelar aksi unjuk rasa secara massal di seluruh negeri untuk meningkatkan moral dalam mencapai pembangunan ekonomi negara lima tahun baru yang diajukan oleh pemimpin Kim Jong-un bulan lalu, kata media pemerintah negara itu, Minggu.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan bahwa aksi unjuk rasa pekerja bertujuan untuk mendorong pemenuhan tujuan satu tahun dari rencana ekonomi lima tahun diadakan di berbagai bidang dan unit industri.

Unjuk rasa diadakan sebagai jawaban atas yang sebelumnya dipentaskan di Kompleks Besi dan Baja Hwanghae, di mana para pekerja menegaskan komitmen mereka untuk memenuhi target produksi dan mencapai tujuan tahun pertama dari rencana tersebut, menurut KCNA, melansir Yonhap.

Korea Utara meluncurkan rencana pembangunan ekonomi lima tahun baru pada kongres kedelapan Partai Pekerja bulan lalu, dengan fokus pada kemandirian.

Yang terbaru dalam unjuk rasa dan pertemuan terkait ekonomi baru-baru ini terjadi setelah Kim mengkritik para pejabat pada pertemuan partai karena menunjukkan kecenderungan pasif dan melindungi diri dalam menetapkan tujuan tahun ini dan mendorong peningkatan produksi besi, baja, dan pupuk kimia.

Selama aksi unjuk rasa terbaru, para pekerja berjanji untuk mengatasi kecenderungan negatif yang baru-baru ini ditunjukkan oleh Kim, menurut KCNA.

Laporan itu mengatakan para pekerja sekretariat Kabinet Pyongyang menyatakan keinginan mereka untuk secara fundamental menginovasi perspektif ideologis lama dan sikap kerja mereka. 

Sementara, pekerja tambang di Jaeryong dan Unryul menggarisbawahi tekad mereka untuk mencapai fondasi independen industri pengerjaan logam negara itu. (yhp/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top