-->

Libur Imlek, ASN di Lampung Dilarang Lakukan Perjalanan ke Keluar Daerah

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menerbitkan Surat Edaran Nomor 4/2021 tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah bagi aparatur sipil negara selama libur Imlek 2021.


Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi (Foto: Lampung.Tribunnews)


BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Sesuai dengan surat edaran, untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 saat libur Imlek 2572 Kongzili, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melarang aparatur sipil negara (ASN) untuk bepergian atau melakukan perjalanan keluar daerah.

"Jika ada yang tidak patuh dengan surat edaran tersebut segera laporkan untuk langsung ditindaklanjuti," kata Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, Rabu.

Diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menerbitkan Surat Edaran Nomor 4/2021 tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah bagi aparatur sipil negara selama libur Imlek 2021.

Bagi yang melanggar dapat diberikan hukuman disiplin yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. Ia mengatakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sudah mengeluarkan surat larangan ke luar kota untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tujuannya untuk menekan penularan Covid-19.

Saat ini, bukan hanya memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak (3M), tetapi harus ditambah menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Menurut statistik setiap libur panjang, angka covid-19 selalu naik kasusnya. Longweekend ini, Jumat, Sabtu dan Minggu dikhawatirkan banyak orang yang bepergian," katanya.

Dia menyebut, untuk ASN sudah ada surat edarannya. Ia juga sudah menginformasikan kepada pejabat eselon II dan sekretaris daerah kabupaten/kota untuk mengimbau agar stafnya tidak melakukan perjalanan ke luar kota.

Fahrizal Darminto menegaskan, apabila ingin keluar daerah karena ada keperluan yang sangat penting atau mendesak maka harus izin kepada atasannya. (riz/ris/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top