-->

Kasus Covid-19 Turun, Bangka Belitung Kembali Nihil Zona Merah

"Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali nihil zona merah," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno.


Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno


PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Seiring menurunnya kasus penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, daerah penghasil timah ini kembali nihil zona merah atau risiko tinggi virus corona.

"Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali nihil zona merah," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno, Minggu.

Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 yang terjadi di Babel dalam pekan kemarin turun 1,5 persen dibanding pekan sebelumnya, di mana 40,25 persen kasus Covid-19 berasal dari Kota Pangkalpinang.

Dengan kembalinya Kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah dari sebelumnya zona merah ke zona oranye, peta zona risiko di Provinsi Bangka Belitung nihil zona merah.

Untuk zona oranye atau risiko sedang Covid-19 saat ini, masing-masing Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka dan Kota Pangkalpinang. Sementara, tiga kabupaten lainnya, Kabupaten Belitung, Bangka Barat dan Belitung Timur, berada di zona kuning (risiko rendah).

Kenaikan kasus tertinggi Covid-19 dalam sepekan terakhir terjadi di Kabupaten Bangka Selatan 1.220 persen, Bangka Tengah 43,7 persen dan Kota Pangkalpinang 11,2 persen.

Insiden kumulatif tertinggi (per 100.000 penduduk) di Kota Pangkalpinang 996,85 kasus, Kabupaten Bangka 456,60 kasus, Bangka Tengah 416,53 kasus.

Angka kematian tertinggi (Per 100.000 Penduduk) terjadi di Kota Pangkalpinang 17,64 kasus, Kabupaten Bangka Tengah 6,42 kasus, Belitung 6,33 kasus.

Sama seperti pekan sebelumnya, dalam sepekan kemarin kasus meninggal dunia Covid-19 di Provinsi Kepulauan Babel juga berasal dari Kota Pangkalpinang dengan 43,18 persen kasus kematian. (ris/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top