-->

Kapolres Lampung Tengah Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua

"Saat ini telah dilakukan vaksinasi Sinovac Covid-19 tahap dua dan masih dilaksanakan di Puskesmas Gunungsugih, Kecamatan Gunungsugih," ujar Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, SH, S.I.K.




GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Sejak beberapa minggu lalu, pelaksanaan vaksinasi Sinovac Covid-19 di wilayah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung, untuk tahap satu sudah dilaksanakan secara serentak.

"Saat ini telah dilakukan vaksinasi Sinovac Covid-19 tahap dua dan masih dilaksanakan di Puskesmas Gunungsugih, Kecamatan Gunungsugih," ujar Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, SH, S.I.K., dalam pelaksanaan penyuntikan vaksin Sinovac Covid- 19 tahap dua, Jumat.

Selain Kapolres, hadir juga Kapolsek Gunungsugih, Iptu Widodo Rahayu, dan Dokkes Polres Lamteng, dr Denny Selendra, serta Pasi Ops Kodim 0411 LT, Kapten Santoso.

Di kesempatan tersebut, Kapolres Lamteng mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk di vaksin. "Kita jangan terlalu percaya dengan isu-isu tidak benar yang berkembang di media sosial tentang vaksinasi tersebut. Sekarang ini, saya sudah yang kedua kalinya di suntik vaksin," serunya.

Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan program penyuntikan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lampung Tengah, dan berharap dengan adanya vaksinasi ini dapat memutus penyebaran rantai transmisi Covid-19 di wilayah Kabupaten Lamteng.

Selain itu, Kapolres juga menegaskan kepada masyarakat Kabupaten Lampung Tengah, walaupun sudah di vaksinasi, tetapi harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 5M.

"Pakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menghindari kontak fisik pada kerumunan dan keramaian, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas guna memutus tali rantai penyebaran Covid 19," pesannya. (Bi2t/Ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top