-->

Iran Berlakukan Pembatasan Inspeksi Internasional Terhadap Fasilitas Nuklirnya

Iran mengumumkan rencananya untuk menghentikan implementasi yang disebut "Protokol Tambahan," kesepakatan rahasia antara Teheran dan IAEA dicapai sebagai bagian dari perjanjian nuklir penting.

Foto: AP

TEHERAN, IPHEDIA.com - Iran secara resmi telah mulai membatasi inspeksi internasional terhadap fasilitas nuklirnya, menurut laporan TV pemerintah, Selasa.

Hal ini sebuah upaya untuk menekan negara-negara Eropa dan pemerintahan Presiden AS, Joe Biden, mencabut sanksi ekonomi yang melumpuhkan dan memulihkan kesepakatan nuklir 2015.

Laporan TV pemerintah memberikan sedikit rincian selain mengkonfirmasikan bahwa Iran telah mengatasi ancamannya untuk mengurangi kerja sama dengan inspektur Badan Energi Atom Internasional. "Hukum telah berlaku," kata Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif.

Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan lagi membagikan rekaman pengawasan fasilitas nuklirnya setiap hari dan setiap minggu seperti di masa lalu. “Kami telah memberi tahu IAEA tentang penerapan hukum,” tambah Mohammad Javad Zarif, melansir AP.

Organisasi Energi Atom Iran, badan nuklir sipil Teheran, telah berjanji untuk menyimpan rekaman tersebut selama tiga bulan, kemudian menyerahkannya ke IAEA - tetapi hanya jika diberikan keringanan sanksi.

Iran mengumumkan rencananya untuk menghentikan implementasi yang disebut "Protokol Tambahan," kesepakatan rahasia antara Teheran dan IAEA dicapai sebagai bagian dari perjanjian nuklir penting. 

Perjanjian tersebut memberikan pengawas PBB peningkatan kekuasaan untuk mengunjungi fasilitas nuklir dan menonton program Iran.

Hampir tiga tahun lalu, mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik Amerika dari perjanjian nuklir dan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran yang telah menekan ekonominya.

Untuk menciptakan pengaruh atas Washington, Iran telah mengumumkan pelanggaran bertahap dari perjanjian 2015 selama beberapa pekan terakhir. 

Negara ini telah mulai memperkaya uranium hingga kemurnian 20%, satu langkah teknis menjauh dari level senjata, serta memutar sentrifugal canggih dan memproduksi logam uranium.

Untuk menunjukkan pembangkangan, juru bicara Kabinet Ali Rabiei menguraikan perkembangan lebih lanjut dalam program nuklir Iran pada Selasa. 

Selama tiga minggu terakhir, dia mengatakan kepada wartawan, Iran telah memasang tambahan 148 sentrifugal IR2-m berteknologi tinggi di fasilitas pengayaan nuklir Natanz dan kompleks nuklirnya yang diperkuat di Fordo, sehingga jumlah total sentrifugal hingga 492. Set lainnya dari 492 sentrifugal akan dipasang dalam bulan mendatang, katanya.

Dia menambahkan bahwa Iran telah memasang dua kaskade sentrifugal yang lebih canggih di fasilitas pengayaan nuklirnya, tetapi tidak merinci di mana. (ap/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top