Hendak Kabur ke Batam, Spesialis Pencurian Rumah Mewah di Palembang Ditangkap

Agus (33) warga Talang Putri, Kecamatan Plaju ini, ditangkap di Bandara SMB II Palembang saat berencana kabur menyusul adiknya yang berada di Batam. Lantaran melawan saat akan ditangkap, polisi terpaksa menembak kaki tersangka. 


Ilustrasi


PALEMBANG, IPHEDIA.com - Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan menangkap seorang spesialis pencurian rumah mewah di Kota Palembang saat pelaku hendak kabur ke Batam, Kepulauan Riau.

Agus (33) warga Talang Putri, Kecamatan Plaju ini, ditangkap di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang saat berencana kabur menyusul adiknya yang berada di Batam. Lantaran melawan saat akan ditangkap, polisi terpaksa menembak kaki tersangka.

Hal itu dibenarkan Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi. Ia mengatakan, tindakan tegas namun terukur terpaksa dilakukan petugas terhadap tersangka Agus dikarenakan melawan saat akan ditangkap.

"Dia ditangkap di bandara hendak ke Batam dan upaya kabur itu berhasil kita gagalkan," katanya, Kamis.

Tersangka yang juga seorang resedivis ini mengaku sudah beberapa kali melakukan aksinya. Aksi pencuriannya berhasil ketika beraksi di sebuah rumah mewah kawasan Jakabaring, Palembang.

Rupanya, dalam melakukan aksi kejahatannya Agus tidak sendiri. Dia beraksi menjarah rumah mewah bersama seorang temannya bernama Iwan yang saat ini DPO.

Agus menyebut dari rumah mewah itu mereka, di antaranya menggasak jam dan handphone. Rencananya, mereka juga mau bawa brankas, namun dibatalkan karena berat. Seluruh hasil jarahan yang mereka dapat masih bersama Iwan dan belum dibagi. (ed/ris/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top