Gubernur Sumsel Minta Dukungan Komisi V DPR RI Merealisasikan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Pemprov Sumsel bersama Pemkab terkait siap mendukung agar pembangunan pelabuhan dapat terlaksana. Pembangunan pelabuhan ini akan membawa dampak yang sangat baik bagi perekonomian di Sumsel dan mempermudah mobilisasi SDA asal Sumsel ke daerah lain secara langsung.




PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumsel, Herman Deru (HD), meminta Komisi V DPR RI, untuk fokus mendukung realisasi pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

"Kepada pimpinan Komisi V DPR RI, kami minta agar bisa fokus mendukung pembangunan Pelabuhan ini. Presiden sendiri menargetkan pembangunan fisik selesai tahun 2023," kata HD.

Hal ini disampaikan Herman Deru saat bersama Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, menerima kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dalam rangka reses masa persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Senin.

"Sumsel memiliki garis pantai yang luas dengan komoditas yang beragam, namun belum memiliki Pelabuhan Samudera. Oleh sebab itu, Sumsel sedang getol-getolnya untuk segera merealisasikan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat," ujarnya.

Menurutnya, rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sendiri telah dilakukan beberapa tahun lamanya. Proses administrasi yang dibutuhkan untuk proses pembangunan juga telah memenuhi aspek-aspek pembangunan. Selain itu, hal ini juga telah didukung penuh oleh Presiden Jokowi dan kementerian terkait.

HD menegaskan, Pemprov Sumsel bersama Pemkab terkait siap mendukung agar pembangunan pelabuhan dapat terlaksana. Pembangunan pelabuhan ini akan membawa dampak yang sangat baik bagi perekonomian di Sumsel dan mempermudah mobilisasi SDA asal Sumsel ke daerah lain secara langsung.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie mengatakan, bahwa kunker ini dilakukan untuk mengawasi kegiatan kementerian/lembaga untuk mewujudkan pembangunan dan pelayanan yang maksimal. Selain itu juga untuk menyerap aspirasi kebutuhan pembangunan yang ada di Sumsel.

Pembangunan infrastruktur dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pembangunan infrastruktur difokuskan dalam 3 hal, yaitu pemerataan pembangunan, pembangunan ekonomi, dan pembangunan perkotaan.

"Mitra dan instansi terkait diharapkan mendukung pembangunan infrstruktur yang layak, aman dan memadai, yang dapat membantu pemulihan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja daerah," jelasnya. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top