Dua Raperda Inisiatif DPRD Sumatera Selatan Disahkan

Kedua Raperda tersebut, yakni pertama tentang Dukungan Fasilitasi Penyelengaraan Pesantren dan Raperda kedua tentang Arsitektur Bangunan Gedung Ornamen Jati Diri Budaya di Sumatera Selatan.




PALEMBANG, IPHEDIA.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif hasil pembahasan dan penelitian Pansus I dan II DPRD setempat, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, di Palembang, Senin.

Kedua Raperda tersebut, yakni pertama tentang Dukungan Fasilitasi Penyelengaraan Pesantren dan Raperda kedua tentang Arsitektur Bangunan Gedung Ornamen Jati Diri Budaya di Sumatera Selatan.

Acara diawali dengan permintaan persetujuan dari anggota DPRD secara lisan oleh pimpinan rapat paripurna, dilakukan pengambilan Keputusan, kemudian dilanjutkan pendapat akhir/sambutan gubenur terhadap dua Raperda inisiatif DPRD Provinsi Sumsel.

Gubernur Sumsel, Herman Deru (HD) mengungkapkan, penyelenggaraan penyelenggara pemerintah dan pembangunan sangat terbantu oleh kerja sama dan koordinasi antar penyelenggara pemerintah daerah.

Ponpes, kata dia, telah eksis dalam penyelenggaraan pendidikan tingkat dasar dan menengah dengan menanamkan keimanan serta ketakwaan bagi seluruh santri sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

Terkait Raperda arsitektur bangunan gedung berciri khas Sumsel, HD menyampaikan hal tersebut sebagai salah satu upaya upaya melestarikan keberagaman budaya ciri khas Sumsel.

"Untuk itu peran DPRD dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi pelayananya mutlak diperlukan untuk mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua," ujarnya.

Setelah menyimak laporan pembahasan dan penelitian pansus melalui juru bicara masing-masing pansus, HD sepakat untuk memberikan persetujuan bersama terhadap Raperda tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tertinggi atas kerja sama yang terjalin dengan baik dalam pembahasan Raperda usul inisiatif DPRD," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati, SH, MH., berkata, dengan telah disahkannya kedua Raperda untuk meningkatkan peran dan tanggung jawab DPRD dalam melaksanakan fungsi, tugas dan tanggung jawab lembaga serta produktivitas yang berujung pada kualitas kinerja DPRD Sumsel untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan.

"Pansus I dan II DPRD Provinsi Sumsel mengharapkan dengan adanya peraturan daerah ini dapat menjadi dasar payung hukum dan acuan dalam pembuatan peraturan daerah bagi pemerintah daerah kabupaten atau kota di Provinsi Sumatera Selatan," ujarnya.

Diketahui, Raperda ini baru lahir di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Sumatera Selatan. Setelah disepakati, kesepakatan dengan penandatanganan kedua Raperda tersebut antara Gubernur HD dengan Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati, SH., MH. (ed/ris/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top