-->

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Rungkut Surabaya

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Djoko Soesanto, membenarkan penggerebekan Densus 88 Antiteror. “Iya benar, tadi ada penggerebekan dilakukan Densus 88. Tapi, kami hanya melakukan pengamanan di area sekitar,” terangnya.



SURABAYA, IPHEDIA.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris di kawasan Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Jumat.

Ketua RT 01 RW 01 Medokan Ayu, Rungkut, Supangin, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Bahkan, dirinya juga dilibatkan menjadi saksi dalam penggeledahan rumah di Jalan Medokan Sawah 12, Kelurahan Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya itu.

“Setengah 12 saya dihubungi Densus. Saya keluar sudah ada banyak polisi,” ujar Supangin.

Menurut informasi, Densus 88 Antiteror ini menggerebek sebuah rumah yang digunakan konter ponsel di Jl Medokan Sawah, Surabaya. Seorang pria berinisial AIH (40) ditangkap sesaat sebelum sholat Jumat. 

Dalam penggeledahan di rumah AIH ditemukan sejumlah senjata tajam seperti samurai dan panah. “Kita sebagai saksi penggeledahan saja. Tadi ditemukan panah, samurai,” katanya.

Supangin tidak mengetahui persis penangkapan ini terkait kasus apa. Dia mendapat informasi dari istri AIH kalau nanti tidak terbukti bersalah, AIH akan dikembalikan. 

Petugas khusus dari Mabes Polri langsung memeriksa rumah tersebut guna mencari barang bukti karena pemilik konter diduga terlibat dalam jaringan teroris yang berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Djoko Soesanto, membenarkan penggerebekan Densus 88 Antiteror. “Iya benar, tadi ada penggerebekan dilakukan Densus 88. Tapi, kami hanya melakukan pengamanan di area sekitar,” terangnya. (Sugeng/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top