Seoul Kirim Delegasi Rundingkan Pembebasan Kapal Korea Selatan yang Disita Iran

"Sebuah delegasi, yang akan dipimpin oleh direktur jenderal kawasan terkait, akan dikirim ke Iran secepat mungkin dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut melalui negosiasi bilateral dengan pihak Iran," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Choi Young-sam, dalam konferensi pers.


Jubir Kemenlu Korsel, Choi Young-sam (Foto: Yonhap)


SEOUL, IPHEDIA.com - Korea Selatan (Korsel) akan mengirim delegasi ke Iran untuk merundingkan pembebasan kapal tanker minyak Korea yang disita dan para pelautnya, kata para pejabat, Selasa.

MT Hankuk Chemi berbendera Korea Selatan ditangkap Senin oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran di Selat Hormuz yang dilaporkan karena tuduhan pencemaran kimia. Operator kapal membantah tuduhan tersebut.

Lima warga Korea Selatan, 11 warga Myanmar, dua warga Indonesia, dan dua warga Vietnam berada di dalam kapal saat kapal itu disita. Kapal itu sedang melakukan perjalanan dari Arab Saudi ke Uni Emirat Arab.

"Sebuah delegasi, yang akan dipimpin oleh direktur jenderal kawasan terkait, akan dikirim ke Iran secepat mungkin dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut melalui negosiasi bilateral dengan pihak Iran," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Choi Young-sam, dalam konferensi pers.

Delegasi itu akan dipimpin oleh Koh Kyung-sok, direktur jenderal kementerian urusan Afrika dan Timur Tengah, tambahnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Choi Jong-kun juga diharapkan untuk mengatasi masalah ini ketika dia melakukan perjalanan ke Teheran awal pekan depan, menurut kementerian tersebut.

Perjalanan tiga hari yang direncanakan, mulai Minggu, telah diatur sebelum insiden itu, terutama untuk membahas kesepakatan untuk membuka uang Iran di Seoul yang telah dibekukan di bawah sanksi terhadap Teheran.

Laporan berita mengatakan Teheran sedang mempertimbangkan untuk mengusulkan ke Seoul agar kedua negara menukar uang beku untuk vaksin Covid-19 dan barang lainnya.

"Saya yakin akan ada diskusi luas tentang berbagai masalah yang menjadi perhatian bersama bagi Korea Selatan dan Iran. Tentu akan ada pertukaran pendapat tentang penyitaan kapal baru-baru ini," tambah juru bicara Choi, melansir Yonhap.

Kementerian berulang kali menekankan bahwa semua upaya diplomatik sedang dilakukan untuk mendapatkan solusi terkait penyitaan tersebut.

Sebelumnya, seorang pejabat kementerian luar negeri bertemu dengan duta besar Iran di Seoul untuk mengajukan protes atas penyitaan kapal tersebut. (rts/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top