-->

Sebanyak 92 Personil Polres Lamteng Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres

Kenaikan pangkat ini dapat di pertanggung jawabkan secara moral sebagai wahana intropeksi diri, bukan untuk kepentingan kelompok, akan tetapi lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.




GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Sebanyak 92 personil Polres Lampung Tengah, Provinsi Lampung, menerima kenaikan pangkat. Pelaksanaan apel kenaikan pangkat tersebut dilaksanakan di lapangan Polres setempat, di Gunungsugih, Senin.

"Ini merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan kepada Tuhan Yang Esa," kata Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik., SH.

Ke depannya, ujar dia, kenaikan pangkat ini dapat di pertanggung jawabkan secara moral sebagai wahana intropeksi diri, bukan untuk kepentingan kelompok, akan tetapi lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

Ia juga berpesan, dengan adanya kenaikan pangkat ini, agar kiranya semua personil lebih meningkatkan dedikasi yang didasari kedisiplinan serta iklas dalam menjalan tugas dan bisa menumbuhkan keteladanan di masyarakat.

Upacara kenaikan pangkat itu, tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Selain Kapolres AKBP Popon, upacara itu hadiri pula pejabat PJU Polres Lampung Tengah dan perwira, jajaran Kapolsek serta seluruh personil Polres Lamteng.

Adapun sebanyak 92 personil yang naik pangkat tersebut, yakni 1 personil dari Iptu naik ke AKP, 8 personil dari Ipda ke Iptu dan 6 personil naik pangkat dari Aiptu ke Ipda.

Kemudian, 12 personil dari Aipda ke Aiptu, 20 personil dari Bripka ke Aipda, 29 personil dari Brigpol ke Bripka, 6 personil dari Briptu ke Brigpol dan 10 personil dari Bripda ke Briptu.
 
Dikatakan Kapolres, kenaikan pangkat sebanyak 92 personil Polres Lamteng ini merupakan bagian dinamika organisasi, dalam pengembangan karier dan pembinaan personel sebagai peningkatan kinerja sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 2002.

Untuk itu, jelas Kapolres, diharapkan dengan kenaikan pangkat ini menjadi motivasi dan semangat kerja untuk lebih aktif dalam pelayanan kepada masyarakat serta untuk menjaga Kamtibmas sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan Negara Indonesia.

"Kenaikan pangkat ini bukan hadiah, namun perjuangan dari personil yang harus diemban dalam menjalankan tugas, tidak cacat admintrasi atau melakukan pelanggaran disiplin sehingga menurunkan citra Polri yang tertuang dalam 13 Komponen SDM budaya unggul sebagai penentu persyaratan yang harus terpenuhi," pungkasnya. (Bi2t/Ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top