Polda Jatim dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu dari Malaysia

Penyelundupan barang haram itu, polisi mengamankan 4 tersangka, satu di antaranya seorang ibu rumah tangga. Empat tersangka yang diamankan, yakni Sanidin, Abdin, Siti Hotijeh dan Deddy Syahputra. Keempat tersangka ini satu jaringan, satu tersangka sebagai pengirim narkoba dari Malaysia ke Madura, dan tiga sebagai penerima narkoba.




SURABAYA, IPHEDIA.com - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur (Jatim) bekerja sama dengan Bea dan Cukai Tanjung Perak menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 6 kilo dari Malaysia menuju Madura.

Penyelundupan barang haram itu, polisi mengamankan 4 tersangka, satu di antaranya seorang ibu rumah tangga. Empat tersangka yang diamankan, yakni Sanidin, Abdin, Siti Hotijeh dan Deddy Syahputra. Keempat tersangka ini satu jaringan, satu tersangka sebagai pengirim narkoba dari Malaysia ke Madura, dan tiga sebagai penerima narkoba.

Tersangka Deddy Syahputra, mengirim sabu dari malaysia ke Surabaya yang akan dikirim ke Madura menggunakan sistem ranjau yang ditaruh di Hotel Prime Royal. Deddy membawa sabu seberat 2.240 gram dengan menggunakan dua tas ransel warna hitam.

"Kita dapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba yang dilakukan dengan sistem ranjau, sehingga anggota meluncur ke lokasi," kata Kombes Pol Hanny Hidayat, melalui AKBP Aditya, Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim, Jumat.

Selanjutnya, Ditresnarkoba mendapatkan laporan dari Bea dan Cukai Tanjung Perak bahwa ada penyelundupan narkoba yang dimasukkan kedalam thermos, namun penyelundupan itu akhirnya digagalkan setelah dilakukan X-Ray.

Dari laporan itu akhirnya dikembangkan dan mengamankan dua tersangka Sanidin dan Abdin, yang diamankan di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, pada tanggal 7 Desember 2020.

Dari tangan Sanidin, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 2.040 gram, dari tersangka Abdin, polisi juga membawa sabu seberat 2.040 gram sabu.

"Kita lakukan pengembangan peredaran narkoba dari malaysia ke madura, setelah menangkap tersangka Deddy, anggota kembali menangkap dua tersangka di Sampang Madura," tambahnya.

Selain itu, anggota Ditresnarkoba di tanggal yang sama (7 Desember) juga mengamankan satu tersangka lain. Namun, kali ini seorang ibu rumah tangga, yakni Siti Hotijeh, yang dibekuk di depan bengkel mobil di Jalan Desa Banyusangka, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan Madura dengan barang bukti sabu seberat 2.029 gram.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan, bahwa dari empat tersangka polisi mengamankan 6 kilo sabu. Keempat tersangka ditangkap di tiga lokasi berbeda.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 113 Ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 6 tahun paling lama 20 tahun penjara. (Sugeng P/Ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

Back to Top