Pelaku Pencurian yang Kuras Seisi Rumah Korbannya Diringkus Polsek Terbanggibesar

Saat pencurian itu terjadi rumah kondisi kosong terkunci karena korban sedang di Metro pada Sabtu, 19 September 2021. Rumahnya ketahuan dibobol maling sekitar pukul 14. 30 WIB setelah saudara korban yang tinggal di samping rumah korban memberitahunya menggunakan telepon seluler.


Ilustrasi


TERBANGGIBESAR, IPHEDIA.com - IKR alias Imam (20) pelaku pencurian yang menguras seisi rumah kosong yang ditinggal pemiliknya dibekuk jajaran Polsek Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung.

"Pelaku berinisial IKR alias Imam warga Lk IV Rt 04 Rw 03 Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar itu ditangkap di rumahnya, Kamis, 14 Januari 2021 sekira jam 19.00 WIB," kata Kapolsek Terbanggibesar, Kompol Drs Sutana Yusuf, M.Kom.I, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Sabtu.

Peristiwa pencurian ini terjadi di rumah korbannya Dwi Widi Astuti (34) yang beralamat Lk IV Rt 013 Rw 004 Kelurahan, Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng.

Saat pencurian itu terjadi rumah kondisi kosong terkunci karena korban sedang di Metro pada Sabtu, 19 September 2021. Rumahnya ketahuan dibobol maling sekitar pukul 14. 30 WIB setelah saudara korban yang tinggal di samping rumah korban memberitahunya menggunakan telepon seluler.

Kaget mendengar rumahnya kemalingan, korban langsung pulang. Sesampainya di rumah, setelah dilakukan pengecekan ternyata banyak barang korban yang hilang, di antaranya 1 set kursi tamu jati ukir, 2 buah meja jati ukir dan 1 unit TV Led 43 inchi merk Panasonic serta 1 unit TV Led 32 inchi merk Panasonic.

Kemudian, 1 unit kulkas 1 pintu merk Sharp, 1 buah mixer merk Philips, 1 buah tabung gas LPG 15 kg, 1 buah tabung gas LPG 3 kg, 1 buah magiccom merk Philips, Horden pintu sebanyak 8 lembar dan 2 lemari plastik merk Napolly.

Turut dimaling pula 1 buah ambal karakter Keropi, 1 buah karpet lantai, 1 buah blender merk Philips, 1 unit pompa air merk Sanyo, 1 buah kaligrafi hiasan dinding serta 5 set bed cover, 3 buah boneka jumbo, 1 buah rak sepatu etalase serta 1 unit Hp merk OPPO A37.

"Dengan adanya kejadian tersebut korban melaporkannya ke Polsek Terbanggibesar," ungkap Sutana Yusuf.

Dari olah TKP, pelaku diperkirakan berjumlah 3 orang. Mereka masuk ke dalam rumah korban dengan mencongkel pintu depan yang saat itu rumah sedang dalam keadaan kosong sedang di tinggal pemiliknya.

Dari hasil penyelidikan, salah satu pelaku IKR alias Imam berada di rumahnya dan langsung dilakukan penangkapan. Selain menangkap pelaku juga dilakukan penyitaan barang bukti dan dibawa ke Polsek Terbanggibesar untuk di lakukan penyelidikan serta pengembangan lebih lanjut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku IKR alias Imam dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun penjara dan untuk satu pelaku masih dalam pengejaran petugas. (Bi2t/Ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top