-->

Malaysia Tahan 16 Nelayan Vietnam, Dua Kapal Masuk Tanpa Izin

“Pemeriksaan yang dilakukan di dua kapal menemukan bahwa 16 awak termasuk nakhoda, berusia 18 hingga 62 tahun, tidak memiliki dokumen identifikasi yang sah atau memiliki izin untuk menangkap ikan di perairan negara itu,” kata Direktur Terengganu MMEA, Kapten Muhammad Suffi Mohd Ramli.


Foto: The Star


KUALA LUMPUR, IPHEDIA.com - Otoritas maritim Malaysia menangkap 16 nelayan Vietnam dari dua kapal yang mereka katakan melanggar batas perairan Malaysia tanpa izin, menurut laporan kantor berita negara Bernama.

Para nelayan dan perahu mereka ditahan di lepas pantai negara bagian Terengganu, di pantai timur semenanjung Malaysia pada Jumat, kata Badan Penegakan Hukum Maritim Malaysia (MMEA).

“Pemeriksaan yang dilakukan di dua kapal menemukan bahwa 16 awak termasuk nakhoda, berusia 18 hingga 62 tahun, tidak memiliki dokumen identifikasi yang sah atau memiliki izin untuk menangkap ikan di perairan negara itu,” kata Direktur Terengganu MMEA, Kapten Muhammad Suffi Mohd Ramli, melansir Reuters, Minggu.

"Dua kapal, alat tangkap, tangkapan dan pasokan solar juga disita," katanya.

Malaysia dan Vietnam adalah dua negara yang memiliki klaim tumpang tindih atas sebagian Laut Cina Selatan. China mengklaim sebagian besar jalur air.

Para nelayan, yang diduga menggunakan nomor registrasi palsu, dibawa untuk tes usap virus corona baru sebelum ditahan, kata Muhammad Suffi lagi. (rts/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top