Korea Utara Parade Militer Besar-besaran Menandai Seruan Kim Perluas Kekuatan Nuklir

Foto-foto yang dirilis oleh media pemerintah menunjukkan truk yang mengangkut rudal balistik baru yang diluncurkan oleh kapal selam lebih besar dari yang sebelumnya diuji oleh Korea Utara.




SEOUL, IPHEDIA.com - Korea Utara (Korsel) meluncurkan rudal balistik pengembangan yang dirancang untuk diluncurkan dari kapal selam dan perangkat keras militer lainnya dalam parade yang menandai seruan pemimpin Kim Jong Un untuk memperluas program senjata nuklirnya.

Media pemerintah mengatakan Kim menjadi pusat perhatian dalam parade Kamis malam waktu setempat untuk merayakan pertemuan partai yang berkuasa, di mana Kim berjanji akan melakukan upaya maksimal untuk meningkatkan program nuklir dan misilnya yang mengancam saingan Asia dan tanah air Amerika untuk melawan apa yang dia gambarkan sebagai permusuhan AS.

Selama delapan hari Kongres Partai Buruh yang berakhir Selasa, Kim juga mengungkapkan rencana untuk menyelamatkan ekonomi negara di tengah sanksi yang dipimpin AS atas ambisi nuklirnya, penutupan perbatasan terkait pandemi dan bencana alam.

Kemunduran ekonomi membuat Kim tidak menunjukkan apa-apa untuk diplomasi ambisiusnya dengan Presiden Donald Trump, yang tergelincir karena perselisihan dalam pertukaran keringanan sanksi dan langkah-langkah denuklirisasi Korea Utara, dan mendorong Kim ke momen yang jelas merupakan momen terberat dari pemerintahan sembilan tahunnya.

Komentar Kim kemungkinan besar dimaksudkan untuk menekan pemerintahan AS yang akan datang, Joe Biden, yang sebelumnya menyebut pemimpin Korea Utara itu "penjahat" dan menuduh Trump mengejar tontonan daripada pembatasan yang berarti pada kemampuan nuklir Korea Utara.

Kim tidak mengesampingkan pembicaraan, tetapi dia mengatakan nasib hubungan bilateral akan bergantung pada apakah Washington meninggalkan kebijakan permusuhannya terhadap Pyongyang.

KCNA (Kantor Berita Pusat Korea) pada Jumat merilis foto-foto Kim mengenakan topi bulu hitam dan jas hujan kulit, tersenyum lebar dan menunjuk dari podium ketika ribuan tentara dan penonton sipil memenuhi Lapangan Kim Il Sung, dinamai menurut nama kakeknya dan pendiri Korea Utara.

Badan tersebut mengatakan para penonton bersorak-sorai ketika pasukan meluncurkan senjata strategis paling canggih di negara itu, termasuk rudal balistik yang diluncurkan kapal selam yang digambarkan sebagai senjata paling kuat di dunia.

Foto-foto yang dirilis oleh media pemerintah menunjukkan truk yang mengangkut rudal balistik baru yang diluncurkan oleh kapal selam lebih besar dari yang sebelumnya diuji oleh Korea Utara.

Korea Utara juga memamerkan berbagai senjata berbahan bakar padat yang dirancang untuk ditembakkan dari peluncur darat bergerak, yang berpotensi memperluas kemampuan Korea Utara untuk menyerang sasaran di Korea Selatan dan Jepang, termasuk pangkalan militer AS di sana.

Badan tersebut juga mengatakan pawai tersebut menampilkan rudal lain yang mampu memusnahkan musuh secara menyeluruh dengan cara pencegahan di luar wilayah. Tetapi tidak segera jelas apakah deskripsi tersebut mengacu pada rudal balistik antarbenua.

Hingga Jumat sore, media pemerintah Korut tidak merilis gambar apa pun dari pawai yang menyertakan ICBM. Selama parade militer sebelumnya pada bulan Oktober, Korut meluncurkan apa yang tampaknya merupakan ICBM terbesarnya.

Rudal jarak jauh negara itu sebelumnya menunjukkan kemampuan potensial untuk menjangkau jauh ke daratan AS selama tes penerbangan pada tahun 2017.

Korea Utara telah mengembangkan sistem rudal balistik yang diluncurkan oleh kapal selam selama bertahun-tahun. Mendapatkan sistem operasional akan membuat khawatir saingan dan tetangganya karena rudal yang ditembakkan dari kapal yang tenggelam lebih sulit untuk dideteksi sebelumnya.

Kim Kim Dong-yub, seorang analis dari Institut Studi Timur Jauh Seoul dan seorang mantan pejabat militer yang berpartisipasi dalam pembicaraan militer antar-Korea, melansir AP, Jumat, mengatakan bahwa SLBM yang baru dari Korut mungkin bisa menjadi tiruan rekayasa yang akan membutuhkan pengembangan lebih lanjut sebelumnya itu siap untuk diuji dan diterapkan.

Sementara Kim Jong Un selama kongres berjanji untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir yang mampu menembakkan rudal balistik bersenjata nuklir, akan membutuhkan waktu yang cukup bagi Korea Utara untuk mengatasi kesulitan keuangan dan teknologi untuk memperoleh sistem semacam itu, kata analis tersebut.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sedang mempelajari senjata yang ditampilkan oleh Korea Utara tetapi tidak segera merilis penilaian rinci.

Kapal selam bertenaga nuklir hanyalah salah satu dari banyak aset militer canggih yang ada dalam daftar keinginan Kim selama kongres, yang juga termasuk ICBM jarak jauh yang berpotensi menargetkan daratan AS dengan lebih andal, senjata nuklir taktis dan hulu ledak baru, satelit mata-mata dan senjata hipersonik.

Tidak jelas apakah Korea Utara sepenuhnya mampu memperoleh sistem semacam itu. Sementara negara itu diyakini telah mengumpulkan setidaknya lusinan senjata nuklir, perkiraan di luar tentang status pasti program nuklir dan misilnya sangat bervariasi. (ap/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top