Ketum DPP FORSESDASI Ajak Sekda Bersinergi Wujudkan Pemerintah yang Lebih Baik Menuju Indonesia Maju

"Saya mengajak seluruh Sekda di Indonesia agar bersinergi mewujudkan pemerintahan yang lebih baik di daerahnya," ujar Nasrun Umar saat rakor dan silaturrahmi antar DPP dan Anggota FORSESDASI secara virtual bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel.


Ketum DPP FORSESDASI, H Nasrun Umar

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Sekretaris Daerah seluruh Indonesia (FORSESDASI), yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H Nasrun Umar, mengajak seluruh Sekda se-Indonesia bersinergi wujudkan pemerintahan yang lebih baik menuju Indonesia maju.

"Saya mengajak seluruh Sekda di Indonesia agar bersinergi mewujudkan pemerintahan yang lebih baik di daerahnya," ujar Nasrun Umar saat rakor dan silaturrahmi antar DPP dan Anggota FORSESDASI secara virtual bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Jumat.

FORSESDASI merupakan tempat maupun wadah tukar pikiran (sharing) agar dapat membuat arah kebijakan baik membina kepegawaian maupun hal-hal lain agar aparatur sipil negara (ASN) dapat produktif dan kreatif.

Nasrun Umar mengajak semua sekretaris daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota se- Indonesia menyamakan persepsi, mencari solusi permasalahan terkait anggaran maupun persoalan yang dihadapi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Dr Ir Muhammad Hudori, M.Si., meminta seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mengawal terus penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing.

Saat rakor dan silaturrahmi antar DPP dan Anggota FORSESDASI secara virtual ini turut hadir Asdep Manejemen Karir dan Talenta Kementerian PANRB RI, Aba Subagya, S.Sos, MAP (Nara Sumber), Ketua Komisi ASN Prof Agus Pramusinto, MDA (Nara Sumber), dan Karo Organisasi Setda Prov Sumsel M Zaki Aslan (Moderator). (bud/ris/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top