-->

Gubernur Sumsel Serahkan Bansos Usai Peluncuran Bantuan Tunai Seluruh Indonesia

"Kita ucapkan terima kasih kepada presiden atas bantuan sosial yang diberikan dan saya sebagai gubernur wajib mengawasi penyaluran bantuan sosial ini," ujar Gubernur Herman Deru.




PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumsel, Herman Deru (HD), menyerahkan bantuan sosial (Bansos) secara simbolis kepada perwakilan penerima bansos si Provinsi Sumatera Selatan setelah vidcon Peluncuran Bantuan Tunai Seluruh Indonesia Tahun 2021, Senin.

"Kita ucapkan terima kasih kepada presiden atas bantuan sosial yang diberikan dan saya sebagai gubernur wajib mengawasi penyaluran bantuan sosial ini," ujar Gubernur Herman Deru.

Gubernur Sumsel menghadiri dan mengikuti acara Peluncuran Bantuan Tunai Seluruh Indonesia Tahun 2021 itu secara virtual, bertempat di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel.

Penyerahan bantuan sosial atau bansos Covid-19 periode 2021 dipimpin langsung dan dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo, bertempat di Istana Presiden Jakarta yang dihadiri secara serentak oleh gubernur di seluruh Indonesia secara virtual di kantor masing-masing.

Presiden Jokowi menjelaskan ada jumlah total bantuan sebesar 110 trilliun yang disalurkan ke 34 provinsi se-Indonesia. "Saya harapkan bantuan ini dapat membantu dan memicu peningkatan ekonomi, terutama di masa Pandemi Covid -19," harap Jokowi.

Presiden berpesan manfaatkan bantuan sosial (Bansos) ini dengan benar peruntukannya. Kepada gubernur, presiden berpesan untuk mengawasi bantuan sosial ini benar-benar tersalur ke masyarakat.

"Penyerahan Bansos 2021 berupa bantuan sembako, bantuan sosial tunai, dan PKH," ujarnya.

Jelas Jokowi, ada tiga program bantuan sosial tunai siap diluncurkan serentak. Ketiganya yakni program keluarga harapan (PKH), program sembako dan bantuan sosial tunai (BST). (bud/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top