Gubernur Sumsel Herman Deru Ajak Semua Agama Saling Menghormati

Herman Deru mengatakan ia selaku gubernur harus peduli kepada masyarakat khususnya warga Sumsel untuk selalu melakukan silahturahmi maupun komunikasi guna menjaga dan mewujudkan Sumsel selalu zero konflik antar umat beragama dulu, sekarang dan seterusnya.




PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengajak semua agama untuk saling menghormati dan bersyukur bahwa Sumsel punya brand zero konflik yang harus tetap dipertahankan dan marwahnya terus dijaga.

Gubernur Sumsel juga mengapresiasi kerja sama yang telah terbina baik selama ini antara umat Buddha dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Hal tersebut diutarakan Gubernur Herman Deru (HD), saat menghadiri sekaligus meresmikan Vihara Bhakti Dharma Yana bertempat di Vihara Bhakti Dharma Yana, Jl. Veteran Palembang, Senin.

"Dengan diresmikannya Vihara ini sebagai momentum yang sakral dan saya berharap nuansa religius semakin meningkat serta semakin indah dalam silaturahmi antar umat beragama," harap Herman Deru.

Herman Deru mengatakan ia selaku gubernur harus peduli kepada masyarakat khususnya warga Sumsel untuk selalu melakukan silahturahmi maupun komunikasi guna menjaga dan mewujudkan Sumsel selalu zero konflik antar umat beragama dulu, sekarang dan seterusnya.

"Merupakan kebanggan dan suatu kehormatan bagi saya bisa hadir di sini untuk meresmikan Vihara ini. Kehadiran saya di sini merupakan sebagai bentuk peduli terhadap keragaman agama dan saya berterima kasih kepada umat Buddha yang tetap dapat hidup berdampingan dengan warga asli Sumsel. Untuk itu mari kita jaga kerukunan antar umat beragama ini," ungkapnya.

Lanjut gubernur, ada 6 agama di Indonesia khususnya Sumsel tidak satupun yang saya anak tirikan, saya selalu serta hadir dalam mewujudkan dan selalu bersilaturahmi dan bahwa pemerintah selalu hadir untuk semua agama.

"Saya harapkan kontribusi dalam pembangunan, dan salah satu kunci adalah kerukunan. Dan saya berharap dalam setiap kepengurusan harus musyawrah dengan mengawali transparan" harapnya.

"Saya berpesan kepada seluruh umat Buddha selain dapat menjaga kerukunan dengan tetap hidup harmonis dan selaras, juga untuk saling hormat menghormati terhadap agama dan keyakinan masing-masing," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Dharma Yana Palembang, Sjamsudin Hasim, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, hadir dalam acara ini dan sekaligus meresmikan Vihara ini.

"Vihara Bhakti ini merupakan yang pertama dimiliki Yayasan Bhakti Dharma Yana Palembang yang baru memiliki 50 orang umat yang rutin melakukan ritual ibadah, dan terkait tanah pembangunan Vihara Bhakti sendiri merupakan hasil hibah yang diberikan warga sekitar dengan luas sekitar 900 meter persegi, besar," ujarnya.

Turut hadir dalam peresmian Vihara Bhakti Dharma Yana ini, di antaranya Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama RI, Caliadi, SH, MH., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan Dr Drs Mukhlisuddin, SH, MA., dan Kepala OPD Prov Sumsel. (ed/ris/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top