Gelar Ibadah Lintas Agama, Ini Pesan Kalapas Kelas II B Gunungsugih

"Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap Jumat, dengan tujuan untuk memberikan motivasi dalam melaksanakan tugas dan mengasah diri, terutama meningkatkan keimanan agar selalu taqwa kepada sang pencipta, yakni Tuhan Yang Maha Esa," kata Kalapas Gunungsugih, Daniel Arif.




GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, menggelar ibadah lintas agama.

"Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap Jumat, dengan tujuan untuk memberikan motivasi dalam melaksanakan tugas dan mengasah diri, terutama meningkatkan keimanan agar selalu taqwa kepada sang pencipta, yakni Tuhan Yang Maha Esa," kata Kalapas Gunungsugih, Daniel Arif, Jumat.

Kegiatan sembahyang bersama itu dilaksanakan dengan khidmat di lain sisi. Di Pura Dharmesti Lapas Gunungsugih, umat Hindu dipimpin oleh Kasubsi Regbimkemas.

Kegiatan tersebut terlihat semarak dengan keberagaman yang mendasari semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi satu yaitu Indonesia.

"Negara kita bukan hanya terdiri atas satu jenis etnis, agama, atau budaya namun satu Indonesia," ujar Kalapas.

Dikatakan Daniel Arif, Lapas Gunungsugih, diberi kebebasan untuk melakukan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing dan tidak ada larangan atau intimindasi. Tentu hal tersebut sudah tercantum dalam pembukaan UUD 1945.

Kegiatan pagi hari itu diawali oleh umat Islam dengan pembacaan Surat Yasin dan dipusatkan di Masjid Al-Furqon Lapas setempat. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan kultum yang diisi Kalapas Gunungsugih, Denial Arif.

Daniel Arif juga menghimbau agar untuk pejabat struktural di Lapas Gunungsugih diharapkan dapat secara bergantian memberikan kultum setiap diadakan ibadah bersama, agar pesan baik terus dapat tersampaikan dan diterima oleh petugas lapas maupun warga binaan di sini. (Bi2t/Ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top