Dengarkan Keluhan dan Memotivasi Masyarakat Plasma Tambak Udang, Ini Kata Gubernur Herman Deru

"Saya sebagai pemimpin daerah sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan memfasilitasinya guna kesejahteraan masyarakat," tutup Gubernur HD.




SUNGAI MENANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru (HD), meminta masyarakat plasma tambak udang di Provinsi Sumatera Selatan untuk bangga dengan profesinya sebagai petani tambak udang.

"Masyarakat plasma tambak udang harus bangga dengan profesinya sebagai petani tambak udang," kata HD.

Hal tersebut diutarakan Gubernur HD pada saat melakukan panen udang bersama Masyarakat Plasma Tambak Udang Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), bertempat di Modul 2 Blok 4 Jalur 64 Nomor 05 Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI, Sabtu.

Ia mengatakan, Sumsel mempunyai potensi sumber daya alam yang berlimpah, maka sudah sepatutnya disyukuri dan dimanfaatkan dengan layak untuk kehidupan keluarga dan masyarakat banyak.

Pada kesempatan itu, HD juga mendengarkan dan menjawab keluhan dan permasalahan dari para petani plasma udang, seperti persoalan permodalan, pemasaran dan juga terkait penerangan listrik.

"Terkait persoalan permodalan, saya membawa pihak bank, dan terkait persoalan listrik, insya Allah, pada 16 Februari akan terpasang dan keamanan serta pemasarannya," imbuhnya.

Untuk mendukung majunya Sumsel, khususnya untuk membimbing para petani tambak udang, pihaknya akan membantu dengan melibatkan semua Stakeholder untuk bersama-sama bahu membahu dalam mewujudkannya.

"Saya sebagai pemimpin daerah sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan memfasilitasinya guna kesejahteraan masyarakat," tutup Gubernur HD.

Pada panen udang ini, turut hadir Wakil Bupati OKI Djakfar Soddiq, Forkopimda OKI, Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo, GM PLN S2JB Daryono, para kepala OPD Provinsi Sumsel dan para kepala OPD Pemkab OKI. (ed/ris/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top