Delegasi Korea Selatan ke Iran Rundingkan Pembebasan Kapal Tanker Minyak yang Disita

Delegasi tersebut, yang dipimpin oleh Koh Kyung-sok, direktur jenderal urusan Afrika dan Timur Tengah kementerian luar negeri, naik pesawat pada Kamis pagi dan akan tiba di Iran melalui Qatar, kata pejabat kementerian luar negeri.


Koh Kyung-sok, direktur jenderal Afrika dan Timur Tengah urusan kementerian luar negeri (Foto: Yonhap)


SEOUL, IPHEDIA.com - Delegasi pemerintah berangkat ke Iran pada Kamis untuk merundingkan pembebasan awal kapal tanker minyak Korea Selatan dan awaknya yang disita oleh otoritas Iran awal pekan ini.

Delegasi tersebut, yang dipimpin oleh Koh Kyung-sok, direktur jenderal urusan Afrika dan Timur Tengah kementerian luar negeri, naik pesawat pada Kamis pagi dan akan tiba di Iran melalui Qatar, kata pejabat kementerian luar negeri.

Pada Senin, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran menangkap MT Hankuk Chemi yang membawa 20 awak, termasuk lima warga Korea Selatan, karena tuduhan pencemaran lingkungan.Kapal tersebut saat ini berada di pelabuhan di Bandar Abbas, sebuah kota di pantai selatan Iran.

"Saya berencana untuk bertemu dengan rekan saya di kementerian luar negeri Iran, dan akan bertemu orang lain melalui berbagai rute jika itu akan membantu upaya mengatasi penyitaan kapal," kata Koh kepada wartawan di Bandara Internasional Incheon, sebelah barat Seoul.

Iran telah mengklaim bahwa penyitaan itu terjadi karena masalah teknis dan akan ditangani sejalan dengan proses peradilannya. Operator kapal membantah tuduhan pencemaran minyak tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Seoul, Choi Jong-kun, juga diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Iran awal pekan depan untuk membahas penyitaan dan masalah bilateral lainnya.

Pada Rabu, Kedutaan Besar Korea Selatan di Iran mengirim tiga staf untuk menemui seorang pelaut dari kapal yang disita dan menemukan bahwa semua 20 anggota awak dalam keadaan aman dan dalam kondisi baik, menurut kementerian luar negeri.

"Setelah wawancara dengan pelaut, Duta Besar Korea Selatan untuk Iran Ryu Jeong-Hyun berbicara melalui telepon secara terpisah dengan pelaut tersebut dan menegaskan kembali bahwa awak kapal tersebut aman," kata Choi Young-sam, juru bicara kementerian pada konferensi pers reguler, melansir Yonhap.

Choi juga mengutip pernyataan pelaut itu bahwa tidak ada masalah khusus dengan cara pihak berwenang Iran memperlakukan dia dan rekan-rekannya dalam proses penyitaan.

“Pemerintah berencana melakukan berbagai upaya pelepasan MT Hankuk Chemi yang disita,” ujarnya.

Penyitaan itu terjadi di tengah ketegangan yang berkepanjangan antara Seoul dan Teheran atas uang yang dibekukan di bank-bank Korea Selatan di bawah sanksi AS.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran juga meningkat ketika Teheran memulai proses pengayaan uranium dan menandai peringatan pertama kematian seorang jenderal Iran yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS. (yhp/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top