-->

Cegah Gangguan Kamtibmas, Tim Walet Sabhara Polres Lamteng Lakukan Patroli

Menurut Zulkifli, Tim Walet dibagi menjadi dua regu dan setiap regunya beranggotakan delapan personil yang siap untuk digerakkan apabila sewaktu-waktu ada kejadian di wilayah Lampung Tengah. Meski tidak ada kejadian, Tim Walet ini juga tetap melaksanakan patroli.



 
GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Untuk mencegah gangguan Kamtibmas 3C, Tim Walet Sabhara Polres Lampung Tengah, Provinsi Lampung, melakukan patroli di waktu malam hingga pagi hari.

"Hal ini guna menjaga gangguan Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," kata Kasat Sabhara Polres Lamteng, AKP Zulkifli Rusli, SE., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Rabu.

Menurut Zulkifli, Tim Walet dibagi menjadi dua regu dan setiap regunya beranggotakan delapan personil yang siap untuk digerakkan apabila sewaktu-waktu ada kejadian di wilayah Lampung Tengah. Meski tidak ada kejadian, Tim Walet ini juga tetap melaksanakan patroli.

"Semalam anggota kita, yakni Brigpol Erlangga Bimo W, Briptu Rahmat Wisnu C dan Briptu Nofianda juga melaksanakan patroli di Jalinsum Perempatan Wates, Kecamatan Bumiratu Nuban, dan personil lainnya stand by di Mako Polres Lamteng," ujar Zulkifli.

Menurutnya, kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga masyarakat dari gangguan Kamtibmas 3C (Curat, Curat dan Curanmor) atau kejahatan lainnya atau bisa untuk membantu warga yang mengalami bencana alam, banjir, tanah longsor, kebakaran serta lain sebagainya.

Selain itu, jelas dia, personil Tim Walet juga dihimbau supaya selalu mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 3 M + 1T, seperti cuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer, menggunakan masker, menjaga jarak aman 1 sampai 2 meter serta tidak berkerumun untuk mencegah penyebaran claster Covid-19. (Bi2t/Ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top