Bupati Tanjab Barat bersama Dirjen Perhubungan Darat Resmikan Pelabuhan Penyeberangan Roro

Bupati Tanjab Barat, Dr Ir H Safrial, Ms., menyampaikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan gerbang jalur pelayaran yang berhadapan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia. 




TANJAB BARAT, IPHEDIA.com - Bupati Kabupaten Tanjungjabung Barat, Dr Ir H Safrial, Ms., bersama Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, meresmikan Pelabuhan Penyeberangan Roro Kualatungkal, Jumat.

Pelabuhan Roro yang diresmikan tersebut merupakan salah satu jalur penyeberangan laut regional maupun internasional, meliputi wilayah Johor dan Singapura serta penghubung provinsi sekitar.

Dalam peresmian itu turut hadir Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Drs Budi Setiyadi, SH, M.Si., Komisi V DPR RI, H Bakri, Asisten II Setda Provinsi Jambi, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Tanjab Barat, Wakil Ketua DPRD, Forkopinda, Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419/Tanjab dan OPD di lingkup Kabupaten Tanjab Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Tanjab Barat, Dr Ir H Safrial, Ms., menyampaikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan gerbang jalur pelayaran yang berhadapan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia.

Menurutnya, hal itu menjadi sangat strategis dari segi perekononian, dimana hasil perkebunan dan perikanan dapat langsung di ekspor keluar daerah bahkan antar negara.

"Kita sudah memiliki MoU dengan walikota Batam dan mereka siap menerima nantinya segala komoditi yang ada di Privinsi Jambi ini. Seperti di Kerinci itu, akan langsung dikirim melalui jalur pelabuhan Roro Kualatungkal," kata Bupati Tanjab Barat.

Lebih lanjut Safrial menjelaskan, pembangunan Pelabuhan Roro bersumber dari dana APBN sebesar Rp54 miliar dan selesai dibangun tahun 2016. Mulai beroperasi di tahun 2017 hingga saat ini telah melayani di tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan rute penyeberangan lintas Kuala Tungkal ke pelabuhan Telaga Punggur Batam dan Dabo Singkep, Kepri.

"Harapan kita kepada Kementerian Perhubungan RI agar ada penambahan terkait halte sungai dan putra-putri di Tanjab Barat dalam mengikuti sekolah tinggi transportasi darat serta SK jalur laut kita disegerakan untuk di teken sebelum Februari nanti memasuki masa pensiun," harapnya.

Sementara itu, Dirjen Kemenhubdat RI, Budi Setiyadi, dalam sambutannya, ia menginginkan agar dengan hadirnya pelabuhan Roro di Kuala Tungkal dapat mendukung pembangunan daerah dengan memunculkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Selain itu, adanya pelabuhan ini juga mendukung pembangunan nasional secara keseluruhan, mendukung pertumbuhan serta pelayanan sektor lainnya, seperti pariwisata di Tanjab Barat, Provinsi Jambi.

"Kami menginginkan dengan dibangunnya pelabuhan ini agar dapat meningkatkan potensi daerah baik dari sisi ekonomi, pariwisata maupun hubungan antar wilayah, dan kami mengucapkan terima kasih atas peran serta dari anggota DPR RI yang sekarang menjadi mitra kami di Komisi V DPR yang banyak menyampaikan aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah provinsi," tandasnya. (Vid/Ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top