Varian Covid Baru Ditemukan, Banyak Wilayah di Inggris Berlakukan Pembatasan Paling Ketat

Di bawah langkah-langkah baru yang lebih keras, warga di area Tingkat Empat harus tinggal di rumah, dengan pengecualian terbatas. Masyarakat juga dihimbau untuk bekerja dari rumah jika bisa, dan tidak boleh masuk atau keluar dari area tersebut.


Foto: New York Times


LONDON, IPHEDIA.com - Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengumumkan bahwa lebih banyak wilayah di Inggris Timur dan Tenggara akan dimasukkan ke dalam pembatasan Tingkat Empat, tingkat tertinggi terkait kasus varian virus corona baru di Inggris.

Untuk mengekang penyebaran Covid-19, Sussex, Oxfordshire, Suffolk, Norfolk, Cambridgeshire, bagian Essex yang saat ini tidak berada dalam batasan paling ketat, Waverley di Surrey dan Hampshire, semuanya akan memasuki Tingkat Empat dari Boxing Day, kata Hancock, pada Rabu waktu setempat di virtual konferensi pers di Downing Street.

Bristol, Gloucestershire, Somerset, Swindon, Isle of Wight, New Forest dan Northamptonshire, serta Cheshire dan Warrington, akan memasuki Tingkat Tiga, katanya.

Di bawah langkah-langkah baru yang lebih keras, warga di area Tingkat Empat harus tinggal di rumah, dengan pengecualian terbatas. Masyarakat juga dihimbau untuk bekerja dari rumah jika bisa, dan tidak boleh masuk atau keluar dari area tersebut.

Sementara itu, Hancock juga mengatakan bahwa varian baru dari novel coronavirus telah terdeteksi di Inggris, dan sejauh ini telah dilaporkan dua kasus. "Keduanya adalah kontak dari kasus yang telah melakukan perjalanan dari Afrika Selatan selama beberapa minggu terakhir," kata Hancock.

Kasus dan kontak dekat dari kasus yang ditemukan di Inggris sedang dikarantina, dan pemerintah Inggris menempatkan pembatasan langsung pada perjalanan dari Afrika Selatan, menurut Hancock.

Siapa pun yang pernah berada di Afrika Selatan dalam dua minggu terakhir dan siapa pun yang pernah berhubungan dekat dengan seseorang yang pernah berada di Afrika Selatan dalam dua minggu terakhir harus segera dikarantina, kata Hancock.

Para ahli masih mempelajari tentang varian baru ini. "Kami cukup yakin bahwa sistem yang kami miliki akan membantu mengendalikan penyebarannya," kata Dr Susan Hopkins dari Public Health England, Sky News, melansir Xinhua, Kamis.

Konferensi pers diadakan setelah para menteri Inggris bertemu pada Rabu pagi untuk menuntaskan rencana memerangi meningkatnya jumlah infeksi di negara tersebut.

Sementara itu, Hancock mengatakan bahwa pemerintah sedang memperluas pengujian komunitas lebih jauh di daerah-daerah di mana tingkat infeksi paling tinggi.

"Jadi kami bisa mengidentifikasi orang, dan terutama mengidentifikasi sekitar satu dari tiga orang, yang membawa virus tanpa menunjukkan gejala sama sekali," katanya.

Untuk menghidupkan kembali kehidupan normal, negara-negara seperti Inggris, China, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat berpacu dengan waktu untuk mengembangkan vaksin virus corona. (xha/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top