-->

Trump Perintahkan Sebagian Besar Pasukan Amerika Meninggalkan Somalia

Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa mayoritas pasukan dan aset AS di Somalia akan ditarik pada awal 2021. Saat ini ada sekitar 700 tentara di negara Tanduk Afrika itu, melatih dan menasihati pasukan lokal di sebuah perjuangan panjang melawan kelompok ekstremis al-Shabab, afiliasi dari al-Qaida.


Foto: AP


WASHINGTON, IPHEDIA.com - Pentagon pada Jumat waktu setempat menyatakan menarik sebagian besar pasukan AS keluar dari Somalia atas perintah Presiden Donald Trump, melanjutkan dorongan pasca pemilihan oleh Trump untuk mengecilkan keterlibatan AS dalam misi kontraterorisme di luar negeri.

Tanpa memberikan rincian, Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa mayoritas pasukan dan aset AS di Somalia akan ditarik pada awal 2021. Saat ini ada sekitar 700 tentara di negara Tanduk Afrika itu, melatih dan menasihati pasukan lokal di sebuah perjuangan panjang melawan kelompok ekstremis al-Shabab, afiliasi dari al-Qaida.

Trump baru-baru ini memerintahkan penarikan pasukan di Afghanistan dan Irak, dan dia diharapkan menarik sebagian atau semua pasukan dari Somalia. Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan pada Rabu bahwa struktur masa depan kehadiran militer AS di Somalia masih dalam perdebatan.

Dia tidak memberikan rincian tetapi menekankan bahwa AS tetap prihatin tentang ancaman yang ditimbulkan oleh al-Shabab, yang dia sebut "perpanjangan al-Qaida," kelompok ekstremis yang merencanakan serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat dari Afganistan.

"Mereka memang memiliki jangkauan dan mereka bisa jika dibiarkan tanpa pengawasan melakukan operasi terhadap tidak hanya kepentingan AS di kawasan itu tetapi juga terhadap tanah air," katanya.

Penjabat Menteri Pertahanan, Christopher Miller, melakukan kunjungan singkat ke Somalia minggu lalu dan bertemu dengan pasukan AS.

Bergantung pada apa yang tersisa dari kehadiran AS di Somalia ketika dia menjabat pada 20 Januari, Presiden terpilih Joe Biden dapat membalikkan penarikan Trump atau membuat penyesuaian lain untuk mencerminkan prioritas kontraterorismenya. Militer AS juga hadir di negara tetangga Djibouti di Selat Bab al-Mandab.

Jenderal Angkatan Darat Stephen Townsend, kepala Komando Afrika AS, mengatakan dalam pernyataan tertulis bahwa kontingen AS di Somalia akan berkurang secara signifikan, tetapi dia tidak memberikan rinciannya.

"Pasukan AS akan tetap berada di kawasan itu dan tugas serta komitmen kami untuk mitra tetap tidak berubah," katanya, melansir AP.

"Tindakan ini bukan penarikan diri dan mengakhiri upaya kami, tetapi reposisi untuk melanjutkan upaya kami di Afrika Timur," tambahnya. (ap/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top