Sejumlah Negara Termasuk Jepang Larang Masuknya Pendatang dari Inggris Karena Mutasi Virus Corona

“Pemerintah akan mengambil langkah-langkah pengendalian perbatasan secara fleksibel untuk mencegah penyebaran virus korona di dalam negeri,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato.


Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato (Foto: Reuters)


TOKYO, IPHEDIA.com - Jepang melarang masuknya orang non-Jepang dari Inggris mulai Kamis menyusul munculnya jenis virus korona baru yang sangat menular, kata juru bicara pemerintah, Rabu.

Negara-negara di seluruh dunia menutup perbatasan mereka ke Inggris pada Senin karena kekhawatiran tentang ketegangan baru ini.

“Pemerintah akan mengambil langkah-langkah pengendalian perbatasan secara fleksibel untuk mencegah penyebaran virus korona di dalam negeri,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato, pada konferensi pers, melansir Reuters.

"Kami meminta orang-orang untuk tidak melakukan kunjungan singkat ke Inggris."

Pemerintah akan meminta orang-orang termasuk penduduk asing jangka panjang untuk melakukan karantina sendiri selama 14 hari setelah kembali dari Inggris.

Mulai minggu depan, orang Jepang yang datang dari Inggris akan diminta untuk menyerahkan sertifikat untuk mengonfirmasi bahwa mereka telah dites negatif Covid-19 dalam 72 jam setelah keberangkatan mereka.

Kato juga mengatakan bahwa pemerintah sedang mengumpulkan informasi dan menganalisis dampak dari mutasi virus corona di Inggris dan pembicaraan perdagangan Inggris-UE terhadap perusahaan Jepang. (rts/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top