Sebanyak 300 Warga Binaan dan 65 Petugas Lapas Gunungsugih di Rapid Test

"Rapid test ini bertujuan untuk meminimalisir dan mendeteksi sejak dini serta  mengantisipasi penyebaran Covid-19, terutama yang ada di dalam lapas," ujar Kalapas Gunungsugih, Sohibur Rachman.




GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Sebanyak 300 warga binaan pemasyarakatan dan 65 pegawai Lapas Kelas II B Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, mengikuti rapid test metode serologi.

"Rapid test ini bertujuan untuk meminimalisir dan mendeteksi sejak dini serta  mengantisipasi penyebaran Covid-19, terutama yang ada di dalam lapas," ujar Kalapas Gunungsugih, Sohibur Rachman, Sabtu.

Kegiatan rapid test dengan metode serologi yang digelar di Aula Dr Suhardjo lapas setempat itu, dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, dan dibuka langsung oleh Kepala Lapas Gunungsugih, Sohibur Rachman.

Kalapas mengatakan, rapid test massal ini dilaksanakan oleh 8 orang petugas dari Laboratorium Klinik Pramitra Biolab Indonesia.

“Kegiatan ini adalah agenda Kanwil Kemenkumham Lampung sebagai upaya untuk pencegahan penularan Covid-19 bagi pegawai dan warga binaan lapas,” ujarnya.

Pada September lalu, jelas dia, pihaknya sudah melakukan rapid test untuk pegawai dan warga binaan dan hasilnya non reaktif. Namun demikian Lapas Gunungsugih tetap terus menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam lingkungan kerja lapas.

Sementara itu, Marketing Laboratorium Klinik Pramitra Biolab Indonesia Adi Setyo Prabowo juga menjelaskan jika kegiatan rapid test metode serologi ini merupakan agenda rapid test massal dari Kanwil Kemenkumham Lampung sebagai upaya pengendalian penularan Covid-19.

"Target  rapid test untuk pegawai dan warga binaan, kurang lebih sekitar 5.933 orang," katanya.

Menurut dia, rapid test ini sangat penting dilakukan supaya bisa mengetahui kondisi kesehatan pegawai maupun warga binaan pemasyarakatan di tengah pandemi Covid-19. Sohibur Rachman juga berharap rapid test yang sudah dilakukan terhadap bawahnya dan warga binaan lainnya hasilnya non reaktif semua. (Bi2t/Ip )

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top