-->

Polisi Gagalkan Serangan Pembom Kurdi di Turki Tenggara

Polisi yang bertindak atas informasi bahwa militan itu berencana untuk melakukan serangan, menghentikan taksi yang dia tumpangi di sebuah pos pemeriksaan dekat kota Viransehir di provinsi tenggara Sanliurfa.


Foto Ilustrasi


ANKARA, IPHEDIA.com - Polisi Turki pada Kamis waktu setempat menembak dan membunuh tersangka militan Kurdi yang diduga berencana meledakkan bom yang diikat ke tubuhnya, lapor Anadolu Agency yang dikelola pemerintah.

Polisi yang bertindak atas informasi bahwa militan itu berencana untuk melakukan serangan, menghentikan taksi yang dia tumpangi di sebuah pos pemeriksaan dekat kota Viransehir di provinsi tenggara Sanliurfa, badan tersebut melaporkan. Seorang petugas polisi menembak dan membunuh pria itu sebelum dia bisa meledakkan bahan peledak.

Badan itu mengatakan militan itu adalah warga negara Suriah dan anggota Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang, yang dikenal sebagai PKK, atau kelompok Kurdi yang berbasis di Suriah yang berafiliasi dengannya. Militan, yang tidak diidentifikasi, diduga menyelinap ke Sanliurfa dari Suriah dengan bahan peledak.

Serangan yang gagal itu terjadi ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pos pemeriksaan di seberang perbatasan di daerah timur laut Suriah yang dikuasai Turki, menewaskan sedikitnya dua tentara Turki dan dua petugas keamanan lokal, kata pejabat Turki. Tidak segera jelas apakah kedua insiden itu terkait, melansir AP.

PKK telah memimpin pemberontakan selama puluhan tahun di wilayah tenggara Turki yang mayoritas penduduknya adalah Kurdi dan dianggap sebagai organisasi teror oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Puluhan ribu orang telah tewas dalam konflik tersebut sejak dimulai pada tahun 1984. (ap/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top