Pinjam Sepeda Motor dan HP Tak Dikembalikan, Kancil Ditangkap Polisi

Pelaku ditangkap anggota Polsek Terusan Nunyai di Kampung Gunungbatin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vega ZR Nopol B 8660 HX berikut 1(satu) unit HP merk Oppo A39. 




TERUSAN NUNYAI, IPHEDIA.com - Karena pinjam sepeda motor dan handphone (HP) milik kenalannya tak dikembalikan, DSW alias Dian Kancil (32) warga Kampung Bandaragung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap Unit Reskrim Polsek Terusan Nunyai.

"Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan," ujar Kapolsek Terusan Nunyai, Iptu Santoso, S.Pd., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH, Selasa.

Modus pelaku datang ke rumah korbannya Bahtiar di Jalan Raya Karta Rt 007 Rw 002 Kampung Tanjunganom, Kecamatan Terusan Nunyai. Saat itu, pelaku meminta tolong kepada korban untuk diantarkan ke conter HP di Bandarsakti dan mengecek ATM ke BRI LINK dengan menggunakan sepeda Motor Yamaha vega ZR Nopol B 8660 HX milik korban.
 
Setelah berangkat, pelaku minta diantarkan ke rumahnya, namun pelaku minta berhenti dulu di lapangan Bandarsakti, Kampung Bandarsakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Kamis, 3 Desember 2020 sekira pukul 15.00 WIB.

Di pinggir lapangan itu pelaku dan korban sempat istirahat. Kemudian pelaku meminjam HP milik korban untuk digunakan menelepon. Tak lama berselang, pelaku meminta korban tunggu di sana karena pelaku mau ke conter sebentar sembari membawa HP dan sepeda motor milik korban.

Setelah ditunggu-tunggu ternyata pelaku tidak kembali. Korban berupaya mencari pelaku namun tidak ketemu dan akhirnya korban melapor kejadian ini ke Polsek Terusan Nunyai tanggal 13 Desember 2020.

Pelaku ditangkap anggota Polsek Terusan Nunyai di Kampung Gunungbatin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vega ZR Nopol B 8660 HX berikut 1(satu) unit HP merk Oppo A39.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal penipuan dan penggelapan dengan Pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana dengan pidana penjara 4 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top