-->

Pinjam Mobil Malah Direntalkan, Pelaku Ditangkap Polsek Way Pengubuan

"Pelaku penggelapan mobil itu kita tangkap di Buyut, Gunungsugih, Minggu, 20 Desember 2020," ujar Kapolsek Way Pengubuan, Iptu M Ali Mansur, mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH. 




WAY PENGUBUAN, IPHEDIA.com - YA alias Yongki (25) pelaku penipuan dan penggelapan mobil warga Dusun I Kampung Tanjungratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap anggota Polsek Way Pengubuan.

"Pelaku penggelapan mobil itu kita tangkap di Buyut, Gunungsugih, Minggu, 20 Desember 2020," ujar Kapolsek Way Pengubuan, Iptu M Ali Mansur, mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Selasa.

Menurut Ali Mansur, penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan korban Herwan Saputra (34), warga Tanjungratu Ilir Rt 004 Rw 001 Kampung Tanjungratu Ilir ke Polsek Way Pengubuan pada tanggal 18 Desember 2020.

Kasus ini berawal ketika pelaku meminjam mobil korban dengan alasan ke Bandarjaya sebentar, Kamis, 17 Desember 2020, sekira pukul 09.00 WIB.

Karena merasa kenal, korban meminjamkan mobil miliknya merk Toyota Rush 1.5 GAT Tahun 2010 Warna Merah Metalik, Nopol BE 2294 JD. Namun, ditunggu sore hingga malam hari pelaku tidak kunjung mengembikan mobil. Bahkan HP pelaku saat dihubungi juga tidak aktif.

Dengan adanya peristiwa itu, korban mencari keberadaan pelaku, akan tetapi tidak ketemu juga. Kemudian, korban melapor ke Polsek Way Pengubuan dan pelakunya ditangkap di Kampung Buyut, Gunungsugih.

Dari pengakuan pelaku, kendaraan yang dipinjam dari korban itu ternyata direntalkannya di Bandarlampung. "Kendaraan berikut STNK diaman untuk barang bukti," jelas Iptu M Ali Mansur.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal penipuan dan penggelapan, Pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana dengan pidana penjara 4 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top