-->

Niat Menghibur Tukang Bangun Rumah, Amplifier dan Speaker Raib Digondol Maling

Kasus pencurian ini berawal saat korban sedang membangun rumah yang hampir selesai. Karena untuk menghibur tukang bangunan, ditaruhlah amplifier dan speaker di rumah yang sedang di bangun tersebut. 




PADANGRATU, IPHEDIA.com - Niat menghibur tukang bangunan yang sedang mengerjakan rumahnya, amplifier dan speaker milik Endi (25) warga Kampung Payungmulya, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung ini, raib di gasak maling.

Usut punya usut, ternyata pelakunya AB alias Aris (20) warga Kampung Payungrejo, Kecamatan Pubian. Tak menugggu lama, pelaku berikut barang buktinya diamankan ke Mapolsek Padangratu.

"Pelaku diringkus dirumahnya berikut barang bukti diamankan pada Rabu, 16 Desember 2020," kata Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Jumat.

Pelaku ditangkap setelah Kanit Reskrim Polsek Padangratu, Aiptu Heri Barjani, dan anggotanya melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korbannya ke Polsek Padangratu.

Kasus pencurian ini berawal saat korban sedang membangun rumah yang hampir selesai. Karena untuk menghibur tukang bangunan, ditaruhlah amplifier dan speaker di rumah yang sedang di bangun tersebut.

"Maksudnya menghibur tukang bangunan yang bekerja di samping rumah orang tuannya," ucap Kapolsek menirukan korban.

Pada Senin, 23 November 2020 sekira pukul 23.00 WIB, alangkah terkejutnya korban ketika melihat amplifier dan speaker di rumah yang sedang dibangun itu sudah tidak ada alias raib dicuri orang. Kemudian, korban melaporkan peristiwa pencurian ini ke polisi.

Pelaku pencurian diketahui setelah barang curiannya itu akan dijual dan sudah ditawarkan ke orang lain. Dari situlah polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top