-->

Modus Pinjam ke ATM, Sepeda Motor Dijual Pelaku ke Penadah

Hingga esok harinya sepeda motor yang dipinjam pelaku ternyata tidak juga dikembalikan. Keponakan korban yang kebetulan kenal akrab dengan pelaku juga sudah membujuk pelakunya, namun sepeda motor korban tak juga dipulangkan.



 
PUNGGUR, IPHEDIA.com - Anggota Polsek Punggur menangkap pelaku penipuan dan penggelapan berinisial YSN alias Yuda (23) warga Kampung Rantaujaya Baru, Dusun VI Kecamatan Putrarumbia, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

"Pelaku ditangkap di jalan Kotagajah, Lampung Tengah, Kamis 10 Desember 2020 sekira jam 19.00 WIB," ujar Kapolsek Punggur, Iptu Amsar S.Sos., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Jumat.

Menurut Iptu Amsar, penangkapan terhadap pelaku itu berdasarkan laporan korban Nuraida (47) warga Kampung Kotagajah Timur, Dusun II Kecamatan Kotagajah, Lamteng, tanggal 9 Desember 2020.

Awalnya, pelaku YSN datang ke rumah korban untuk pinjam sepeda motor milik korban untuk mengambil uang di ATM Mandiri Kotagajah, dengan alasan sepeda motor miliknya kehabisan bensin, Selasa, 13 November 2020.

Hingga esok harinya sepeda motor yang dipinjam pelaku ternyata tidak juga dikembalikan. Keponakan korban yang kebetulan kenal akrab dengan pelaku juga sudah membujuk pelakunya, namun sepeda motor korban tak juga dipulangkan.

Karena sepeda motornya tidak dikembalikan, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Punggur, dan pelaku ditangkap di jalan Kotagajah setelah sebelumnya diarahkan untuk main ke Kotagajah.

Menurut Ansar, setelah ditangkap pelaku mengakui bahwa melakukan penipuan dan penggelapan bersama kawannya sebagai penadah, yang saat ini masih DPO. Dari hasil penjualan sepeda motor itu pelaku hanya kebagian Rp1 juta.

Saat ini, pelaku penadah dan barang bukti yang dijual masih dalam pencarian. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal penipuan dan penggelapan, yakni Pasal 378 KUHPidana dan atau Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top