-->

Malaysia Tuntut Perusahaan Pembuat Sarung Tangan Atas Akomodasi Pekerja yang Buruk

Departemen Tenaga Kerja, bagian dari Kementerian Sumber Daya Manusia, melakukan penggerebekan di salah satu pabrik pembuatan sarung tangan di distrik Kajang, mereka menemukan pekerja yang tinggal di kontainer pengiriman yang sempit dan kotor bertumpuk di belakang lokasi.




KUALA LUMPUR, IPHEDIA.com - Malaysia akan mengajukan 30 dakwaan terhadap pembuat sarung tangan Brightway Holdings Sdn Bhd dan dua anak perusahaannya, setelah penggerebekan dan menemukan akomodasi pekerja tidak memenuhi standar hukum.

Departemen Tenaga Kerja, bagian dari Kementerian Sumber Daya Manusia, melakukan penggerebekan di salah satu pabrik pembuatan sarung tangan di distrik Kajang, tepat di luar Kuala Lumpur, minggu lalu di mana mereka menemukan pekerja yang tinggal di kontainer pengiriman yang sempit dan kotor bertumpuk di belakang lokasi.

Kementerian tersebut mengatakan dalam pernyataannya pada Minggu malam waktu setempat, melansir Reuters, Senin, telah menemukan fasilitas yang tidak memenuhi spesifikasi standar minimum dan pemberi kerja tidak memiliki sertifikat akomodasi yang layak.

Kementerian mengatakan sedang dalam proses menyelesaikan dokumen investigasi terhadap Brightway dan anak perusahaannya Biopro dan La Glove.

Malaysia adalah produsen sarung tangan karet terbesar di dunia dan pabriknya sangat sibuk memenuhi pesanan sejak pandemi virus corona baru dimulai.

Tuduhan itu muncul ketika Malaysia meningkatkan pengawasan terhadap akomodasi pekerja di perusahaan manufaktur sarung tangan setelah wabah Covid-19 di Top Glove Corp, pembuat sarung tangan medis terbesar di dunia itu. (rts/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top