Jelang Natal dan Tahun Baru, KAI Layani Pembelian Tiket KA Kertapati-Lubuklinggau

"Tiket dapat dibeli melalui aplikasi KAI Access, situs resmi kai.id, serta kanal penjualan online resmi lainnya," kata Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti.




PALEMBANG, IPHEDIA.com - Menyambut liburan Natal dan Tahun baru 2021, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjual tiket kereta api secara online melalui sejumlah kanal untuk rute Kertapati (Palembang)-Lubulinggau, Provinsi Sumatera Selatan.

"Tiket dapat dibeli melalui aplikasi KAI Access, situs resmi kai.id, serta kanal penjualan online resmi lainnya," kata Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Jumat.

Ia mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan menggunakan moda kereta api pada hari libur dan cuti bersama ini. Karena penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat, masyarakat tidak perlu ragu dalam menggunakan angkutan kereta api.

Dimasa pandemi ini, KAI berkomitmen menjual tiket KA hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk menciptakan jaga jarak sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020.

Untuk penerapan jaga jarak fisik, KAI memasang petunjuk jaga jarak di tempat-tempat yang memungkinkan terjadi antrean, seperti di depan loket, gate masuk, ataupun boarding.

Sementara, protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan pada pengguna jasa sesuai dengan arahan dari pemerintah dengan menunjukkan hasil rapid tes/swab/pcr menggunakan masker, face shield, mencuci tangan sebelum masuk stasiun.

Penerapan protokol kesehatan tersebut tidak hanya untuk penumpang tetapi juga untuk seluruh pegawai kereta api, dengan melakukan self assesment, screening test secara berkala, pengecekan suhu tubuh dan penggunaan APD, yakni sarung tangan, masker, dan face shield. (bud/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top