-->

Hong Kong Tangkap Lagi Delapan Aktivis Anti Pemerintah

Langkah itu dilakukan sehari setelah delapan orang berusia antara 16 dan 34 tahun ditangkap, termasuk tiga orang karena dicurigai melanggar undang-undang keamanan nasional, selama demonstrasi singkat di kampus universitas bulan lalu.


Foto: Reuters via Swissinfo


HONG KONG, IPHEDIA.com - Polisi Hong Kong menangkap delapan aktivis lagi pada Selasa atas protes anti-pemerintah tahun lalu, langkah terbaru dalam tindakan keras tanpa henti oleh pasukan oposisi di kota yang diperintah China itu.

Polisi tidak mengidentifikasi orang-orang itu, hanya mengatakan bahwa mereka berusia antara 24 dan 64 tahun. Media lokal mengatakan mantan anggota parlemen pro-demokrasi dan aktivis veteran Leung Kwok-hung, yang dikenal sebagai Rambut Panjang, termasuk di antara mereka yang ditangkap.

Langkah itu dilakukan sehari setelah delapan orang berusia antara 16 dan 34 tahun ditangkap, termasuk tiga orang karena dicurigai melanggar undang-undang keamanan nasional, selama demonstrasi singkat di kampus universitas bulan lalu, melansir Reuters.

Beijing memberlakukan undang-undang tersebut di kota terbebasnya pada bulan Juni, dengan mengatakan bahwa penting untuk menutup lubang yang menganga dalam pertahanan keamanan nasional yang diekspos berbulan-bulan oleh protes anti-pemerintah dan anti-China yang mengguncang kota itu selama setahun terakhir.

Undang-undang tersebut menghukum apa yang secara luas didefinisikan oleh Beijing sebagai pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing hingga seumur hidup di penjara.

Politisi oposisi dan pemerintah Barat khawatir undang-undang tersebut digunakan untuk menekan perbedaan pendapat dan mengikis kebebasan luas yang dijamin untuk bekas koloni Inggris itu ketika kembali ke pemerintahan China pada 1997.

Pada Senin, Amerika Serikat mengumumkan sanksi lebih lanjut untuk menghukum Beijing karena memberlakukan undang-undang di Hong Kong, meningkatkan ketegangan antara kedua belah pihak. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top