Gubernur Babel Keluarkan Kebijakan Tegas Larang Perayaan Tahun Baru

"Tidak ada izin kegiatan perayaan tahun baru, dan tidak boleh ada acara menyambut tahun baru, baik di kota maupun di kabupaten," ujar Erzaldi.




PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Sesuai kesepakatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, mengeluarkan instruksi larangan acara perayaan menyambut tahun baru.

"Tidak ada izin kegiatan perayaan tahun baru, dan tidak boleh ada acara menyambut tahun baru, baik di kota maupun di kabupaten," ujar Erzaldi, Sabtu.

Ia mengatakan larangan itu dilakukan hanya untuk memberikan keselamatan masyarakat. Sebab, libur akhir tahun ini sangat berpotensi terjadinya penumpukan kerumunan, bukan untuk mengurangi aktivitas masyarakat.

Dengan meningkatnya jumlah kasus penularan Covid-19 akhir-akhir ini, Gubernur Erzaldi siap mengambil langkah serius untuk melindungi masyarakat dari paparan Covid-19, terutama dalam menyambut libur natal dan tahun baru.

Selain itu, untuk mengantisipasi penyebaran datangan dari luar Babel, Gubernur Erzaldi Rosman juga menerapkan aturan rapid test antigen bagi siapapun yang akan bepergian, baik keluar maupun masuk Babel ataupun keluar masuk Pangkalpinang-Belitung.

Dalam konfirmasinya, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, membenarkan instruksi yang telah dikeluarkan Gubernur Erzaldi.

"Kita akan berjaga-jaga dan penuh kehati-hatian, kita tidak ingin ini (Covid-19) menular luas di Babel. Rapid antigen akan kita berlakukan Senin depan, 21 Desember. Kita ingin mengurangi peningkatan jumlah positif dari kasus klaster," ungkapnya.

Sesuai dengan laporan saat ini bahwa jumlah pasien Covid-19 yang meninggal meningkat sebanyak 25 orang. Harapannya, pemkab/kota bersedia bersinergi dengan menyediakan tim untuk memakamkan pasien Covid-19.

"Bila memungkinkan menyiapkan tempat pemakamannya, karena memang untuk hal-hal yang tidak dikehendaki, seperti penolakan atau pengambilan paksa jenazah. Ini tidak boleh terjadi lagi dan tidak menjadi masalah di kemudian hari," pungkas Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19, Mikron Antariksa. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top