-->

China Selidiki Kapal Tanker Korea Selatan Karena Dicurigai Selundupkan Minyak Sulingan

Penjelasan kedutaan datang setelah sebuah surat kabar lokal melaporkan bahwa pihak berwenang China memeriksa kapal tanker minyak dan kimia itu untuk alasan yang tidak diketahui.


Juru Bicara Kedutaan Wang Wei (kiri) dan Duta Besar China untuk Seoul, Xing Haiming. (Foto: Yonhap)


SEOUL, IPHEDIA.com - Otoritas China baru-baru ini memeriksa sebuah kapal tanker berbendera Korea Selatan karena dicurigai menyelundupkan minyak sulingan ke China, kata kedutaan besarnya di Seoul, Sabtu.

Penjelasan kedutaan datang setelah sebuah surat kabar lokal melaporkan bahwa pihak berwenang China memeriksa kapal tanker minyak dan kimia itu untuk alasan yang tidak diketahui.

Hal itu memicu spekulasi bahwa mereka terlibat dalam transfer minyak dari kapal ke kapal yang dilarang ke Korea Utara yang dilarang di bawah sanksi Dewan Keamanan PBB.

Kementerian luar negeri Seoul mengonfirmasi penyelidikan itu terjadi tetapi membantah itu ada hubungannya dengan sanksi terhadap Pyongyang.

Kedutaan Besar China di Seoul juga mengkonfirmasi pada Sabtu bahwa itu tidak terkait dengan sanksi Korea Utara.

"Kapal tanker minyak dan kimia yang bersangkutan diduga secara ilegal mengekspor minyak olahan ke China di perairan tenggara di lepas pantai pulau Shangchuan di Jiangmen, di Provinsi Guangdong," kata juru bicara kedutaan Wang Wei menanggapi pertanyaan Yonhap.

"Saat itu kapal belum mengibarkan bendera, dan Coast Guard kami melakukan pemeriksaan karena terdeteksi sebagai kapal China sesuai sistem identifikasi otomatis," katanya.

Wang menambahkan bahwa Penjaga Pantai Korea menyerahkan yurisdiksi untuk pemeriksaan dan prosedur hukum lainnya kepada pihak China setelah menyerahkan dokumen yang membuktikan bahwa itu adalah kapal Korea Selatan.

Otoritas China menghentikan kapal seberat 9.000 ton yang membawa sekitar 20 orang itu, termasuk empat warga Korea Selatan di dalamnya.Kapal yang dirilis akhir pekan lalu itu sedang dalam perjalanan ke Korea Selatan.

Setelah tiba, pemerintah Seoul diharapkan untuk memeriksa lebih lanjut mengapa kapal itu berada di bawah pengawasan hukum China. (yhp/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top