-->

BPK RI Serahkan LHP PDTT ke Pemprov Sumsel

Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel, Harry Purwaka, mengapresiasi atas kinerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan DPRD Sumsel yang telah bekerja sama dengan baik dalam melakukan pengelolaan keuangan daerah.




PALEMBANG, IPHEDIA.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) Semester II Tahun 2020 kepada Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru (HD), secara virtual dari Sumsel Command Center, Rabu.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel, Harry Purwaka, mengapresiasi atas kinerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan DPRD Sumsel yang telah bekerja sama dengan baik dalam melakukan pengelolaan keuangan daerah.

"Semoga dengan adanya hasil pemeriksaan ini, dapat memberikan motivasi bagi pemerintah agar dapat mewujudkan tata kelola nota keuangan yang lebih baik lagi," kata Harry Purwaka.

Sementara, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan, BPK RI Perwakilan Sumsel telah menyelesaikan pemeriksaan tersebut dengan tepat waktu dan menyerahkan laporannya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. "Tentunya ini akan kami tindak lanjuti sampai batas waktu yang telah ditentukan," ucap HD.

Selama proses pemeriksaan berjalan, kata dia, BPK RI Perwakilan Sumsel beserta tim pemeriksa lainnya juga telah memberikan kesempatan untuk menindaklanjuti permasalahan, seraya mengharapkan mekanisme pemeriksaan tersebut dapat berjalan dengan efektif dan dapat ditingkatkan di tahun-tahun selanjutnya.

Untuk itu, HD mengintruksikan Kepada Inspektur Provinsi Sumsel untuk dapat segera menentukan action plan yang taktis dan konkrit untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemukan. "Kepada kepala perangkat daerah agar segera melakukan tindak lanjut sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan," tegas HD. (bud/ip)

 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top