Belasan Migran Ditemukan Tewas di Lepas Pantai Timur Venezuela

Pernyataan Trinidad dan Tobago mengatakan informasi awal menunjukkan korban jiwa mungkin terkait dengan sebuah kapal yang meninggalkan Guiria, di timur laut negara bagian Sucre pada 6 Desember dengan lebih dari 20 orang di dalamnya yang belum terlihat atau terdengar sejak itu.


Foto: Reuters


CARACAS, IPHEDIA.com - Empat belas orang yang diyakini telah melakukan perjalanan dari Venezuela ke Trinidad dan Tobago ditemukan tewas di perairan dekat pantai negara Amerika Selatan itu, kata pihak berwenang Venezuela pada Minggu waktu setempat.

Belasan orang yang ditemukan tewas itu setelah beberapa jam Trinidad dan Tobago mengonfirmasi mayat pertama ditemukan.

Setidaknya 40.000 warga Venezuela tinggal di Trinidad dan Tobago, sebagian besar melarikan diri dari krisis ekonomi negara mereka, pengangguran dan kurangnya layanan publik dasar.

Mereka sering bepergian dengan perahu reyot kecil di atas kapasitas mereka, dengan persediaan bahan bakar dan makanan yang terbatas.

Tahun lalu, setidaknya dua kapal yang berangkat dari Venezuela dalam perjalanan ke nusantara menghilang di laut.

Mayat-mayat itu ditemukan pada Sabtu, 7 mil laut dari kota pantai Guiria di Venezuela, kata pernyataan pemerintah Venezuela.

Ia menambahkan bahwa 11 mayat pertama muncul pada Sabtu sore, sementara tubuh dua pria dan satu wanita muncul pada hari Minggu. Tidak ada yang datang untuk melaporkan secara resmi penghilangan tersebut, katanya.

Otoritas Venezuela yang sedang menyelidiki pernyataan itu seperti melansir Reuters menyebut, mereka tidak mengesampingkan kemungkinan keterlibatan kelompok kriminal di daerah Guiria.

Pernyataan Trinidad dan Tobago mengatakan informasi awal menunjukkan korban jiwa mungkin terkait dengan sebuah kapal yang meninggalkan Guiria, di timur laut negara bagian Sucre pada 6 Desember dengan lebih dari 20 orang di dalamnya yang belum terlihat atau terdengar sejak itu.

Penjaga pantai Trinidad dan Tobago mengatakan tidak mencegat kapal apa pun dalam sepekan terakhir yang berangkat dari Guiria. Pihak berwenang bekerja sama dengan Venezuela dalam upaya pencarian bersama. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top