Targetkan Sejumlah Sasaran, Militer Israel Serang Suriah

Israel telah berulang kali menyerang target Iran di Suriah dan milisi sekutunya, termasuk Hizbullah Lebanon, dengan mengatakan tidak akan mentolerir kubu Iran di tetangga utara itu.




JERUSALEM / AMMAN, IPHEDIA.com - Israel mengatakan pihaknya melancarkan serangan udara terhadap sejumlah tentara Suriah dan target Pasukan Quds Iran di Suriah pada Rabu setelah alat peledak ditanam di Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel.

Kantor berita pemerintah Suriah melaporkan bahwa tiga personel militer tewas dan satu terluka dalam "agresi Israel".

Letnan Kolonel Jonathan Conricus, seorang juru bicara militer Israel, mengatakan pihaknya menargetkan delapan sasaran di daerah yang membentang dari sisi Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Suriah hingga pinggiran Damaskus diserang.

Target tersebut termasuk markas besar Iran di bandara internasional Damaskus, sebuah situs militer rahasia yang berfungsi sebagai fasilitas tuan rumah bagi delegasi senior Iran ketika mereka datang ke Suriah untuk beroperasi dan Divisi 7 angkatan bersenjata Suriah, katanya.

"Baterai rudal permukaan-ke-udara Suriah juga terkena setelah mereka menembaki pesawat kami dan persenjataan kami", kata Conricus, melansir Reuters.

Israel telah berulang kali menyerang target Iran di Suriah dan milisi sekutunya, termasuk Hizbullah Lebanon, dengan mengatakan tidak akan mentolerir kubu Iran di tetangga utara itu.

Pesawat tempur Israel menyerang tentara Suriah, pasukan Quds Iran di Suriah, kata militer Israel.

Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak pernah secara terbuka mengakui bahwa ada pasukan Iran yang beroperasi atas namanya dalam perang saudara Suriah.

Sumber intelijen Barat mengatakan peningkatan serangan Israel di Suriah tahun ini adalah bagian dari perang bayangan yang disetujui oleh Washington dalam upaya untuk memeriksa jangkauan militer Iran.

Conricus, menjelaskan kepada wartawan asing, mengatakan tiga tuduhan anti-personil ditemukan pada Selasa di dekat posisi militer Israel di Dataran Tinggi Golan, dataran tinggi strategis yang direbut dan diduduki oleh Israel dalam perang Timur Tengah 1967.

“Penanaman IED yang sebenarnya (alat peledak improvisasi) dilakukan oleh penduduk Suriah tetapi panduan, instruksi dan kontrolnya dilakukan oleh Pasukan Quds Iran - itulah mengapa kami memutuskan untuk membalas mereka di Suriah,” kata Conricus. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top