-->

Presiden AS Terpilih Joe Biden Umumkan Jabatan Kabinet Pertama Pemerintahan Transisi

"Saya membutuhkan tim yang siap pada Hari Pertama untuk membantu saya merebut kembali kursi Amerika di puncak klasemen, mengumpulkan dunia untuk menghadapi tantangan terbesar yang kita hadapi, dan memajukan keamanan, kemakmuran, dan nilai-nilai kita," kata Biden.


Foto: Reuters via ABC News


WASHINGTON, IPHEDIA.com - Presiden AS terpilih, Joe Biden, merilis sederet calon untuk mengepalai kebijakan luar negeri dan badan keamanan nasional di bawah pemerintahannya yang akan datang.

Para calon itu termasuk Antony Blinken untuk menteri luar negeri, Alejandro Mayorkas untuk menjadi sekretaris keamanan dalam negeri, Avril Haines untuk direktur intelijen nasional.

Kemudian, Jake Sullivan untuk penasihat keamanan nasional, Linda Thomas-Greenfield untuk duta besar AS untuk PBB dan mantan Sekretaris John Kerry menjadi utusan khusus presiden untuk iklim.

Untuk Menteri Keuangan, Biden mencalonkan Janet Yellen, menurut Wall Street Journal dan New York Times, yang pertama kali melaporkan berita tersebut.

Penunjukan yang diusulkan datang ketika Presiden Donald Trump terus menolak untuk mengakui pemilihan, meskipun Biden diproyeksikan menang gemilang.

Trump juga menolak untuk mengizinkan sekitar 40 badan yang membentuk pemerintahannya untuk bekerja sama dengan tim Biden, yang menurut para ahli - termasuk lebih dari 100 pejabat keamanan nasional Republik dapat membahayakan kesiapan keamanan nasional ketika Biden menjabat pada 20 Januari.

Para calon yang diumumkan pada Senin sore waktu setempat termasuk sederet mantan pejabat dalam pemerintahan Presiden Barack Obama, di mana Biden menjabat sebagai wakil presiden. Banyak yang telah lama menjadi penasihat dan orang kepercayaan Biden.

Dalam sebuah pernyataan, Biden mengatakan tidak ada waktu yang terbuang dalam hal keamanan nasional dan kebijakan luar negeri.

"Saya membutuhkan tim yang siap pada Hari Pertama untuk membantu saya merebut kembali kursi Amerika di puncak klasemen, mengumpulkan dunia untuk menghadapi tantangan terbesar yang kita hadapi, dan memajukan keamanan, kemakmuran, dan nilai-nilai kita," kata Biden, melansir Aljazeera.

"Orang-orang ini sama-sama berpengalaman dan teruji krisis karena mereka inovatif dan imajinatif," jelasnya. (alj/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top