Polsek Way Pengubuan Ringkus Pelaku Curat di Pabrik Triplek Terbanggibesar

Pelaku ditangkap saat bekerja di pabrik triplek Terbanggibesar, Lampung Tengah, berikut barang buktinya 1 unit HP andoid merk Oppo A37 warna gold serta 1 unit HP Samsung lipat warna merah dan putih.




WAY PENGUBUAN, IPHEDIA.com -
Jajaran Polsek Way Pengubuan meringkus pelaku curat berinisial IWS alias Amit (39), warga Dusun IV Tanjungbaru, Kampung Tanjungratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Rabu.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Kapolsek Way Pengubuan, Iptu M Ali Mansur, membenarkan telah menangkap pelaku curat berinisial IWS alias Amit. "Iya, benar. Pelaku sudah ditangkap," katanya.

Ia menerangkan, pelaku ditangkap saat bekerja di pabrik triplek Terbanggibesar, Lampung Tengah, berikut barang buktinya 1 unit HP andoid merk Oppo A37 warna gold serta 1 unit HP Samsung lipat warna merah dan putih.

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korban Heni Susanti (30) warga Dusun V Rt 025 Rw 005 Kampung Candirejo, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Pencurian tersebut terjadi pada Jumat, 23 Oktober 2020 sekira pukul 02.30 WIB. Ketika itu korban sedang tidur, pelaku masuk dengan cara merogoh grendel kunci pintu depan melalui lubang ventilasi.

Setelah pelaku berhasil masuk rumah langsung mengambil HP milik korban yang terletak di atas kasur dan 2 unit HP Samsung di meja rak tv. Selain itu, pelaku juga kehilangan 20 bungkus rokok dagangan dan uang tunai sekitar Rp200 ribu yang berada di dalam laci.

"Kejadian pencurian itu diketahui korban saat bangun pagi, barang–barang sudah tidak ada, raib digondol maling," tutur Iptu M Ali Mansur menjelaskan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku IWS alias Amit dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top