Percobaan Curanmor di Halaman Masjid, Polsek Gunungsugih Kembali Tangkap Dua Residivis

"Penangkapan terhadap dua pelaku residivis ini berawal dari laporan korban Untung H (43) warga Kecamatan Bumiratu Nuban," ujar Kapolsek Gunungsugih, Iptu Widodo Rahayu, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.




GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Dua Residivis yang baru keluar dari lembaga pemasyarakatan kembali ditangkap Polsek Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, karena melakukan percobaan pencurian sepeda motor di halaman Masjid Nurul Hidayah Kampung Terbanggisubing, Kecamatan Gunungsugih.

Kedua pelaku itu, masing-masing berinisial AH alis Agus (21) dan MH alias Mursid (26), keduanya warga Desa Gunungtiga Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.

Mereka berdua merupakan residivis pelaku Jambret 365 KUHPidana dua bulan lalu dan baru keluar dari lembaga pemasyarakatan karena mendapatkan program asimilasi.

"Penangkapan terhadap dua pelaku residivis ini berawal dari laporan korban Untung H (43) warga Kecamatan Bumiratu Nuban," ujar Kapolsek Gunungsugih, Iptu Widodo Rahayu, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Selasa.

Ia mengatakan, ketika itu korban melaksanakan sholat Magrib dengan memarkirkan sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam Nopol BE 3819 IL ditempat parkir halaman Masjid Nurul Hidayah.

Satu korbannya juga memarkirkan sepeda motor Honda Beat warna putih Nopol BE 5376 IS ditempat yang sama. Setelah selesai sholat, kunci kontak kedua korbannya rusak semua. Naasnya, kunci Liter T pelaku justru patah di lubang kontak sepeda motor salah satu korbannya.

Berbekal laporan korbannya dan rekaman kamera pemantau (CCTV) serta patahan kunci Leter T itu, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku.

Di hari ketiga setelah peristiwa tersebut, pada Minggu, 15 November 2020 sekira pukul 14.00 WIB, saat Kapolsek, Kanit Reskrim dan anggotanya sedang melakukan protroli mendapatkan informasi kedua pelaku berada ditempat saudaranya di Kampung Bumiratu, Kecamatan Bumiratu Nuban.

"Kedua pelaku kami tangkap saat sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixson warna merah hitam tanpa Nopol yang digunakan untuk melakukan kejahatan," kata Iptu Widodo Rahayu.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana jo 53 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara atau sepertiganya. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top