Polisi Austria Buru Pelaku Serangan Teror di Wina

Lima belas orang terluka dalam serangan di pusat ibu kota, di antaranya seorang petugas polisi, kata Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer.




AUSTRIA, IPHEDIA.com - Polisi di Austria memburu pelaku bersenjata yang melepaskan tembakan ke beberapa lokasi di Wina tengah, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai beberapa lainnya.

Salah satu tersangka pria bersenjata yang diidentifikasi sebagai simpatisan kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL atau ISIS), ditembak mati oleh polisi. Mereka sedang mencari setidaknya satu penyerang lagi yang masih buron.

Lima belas orang terluka dalam serangan di pusat ibu kota, di antaranya seorang petugas polisi, kata Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer, Selasa.

Serangan itu di enam lokasi, termasuk di dekat sinagoga di pusat kota, dilakukan oleh beberapa tersangka bersenjata senapan, kata polisi pada Senin malam.

Pihak berwenang masih mencoba untuk menentukan apakah penyerang lebih lanjut mungkin sedang dalam pelarian. "Bunyinya seperti petasan, lalu kami sadar itu tembakan," kata salah satu saksi mata yang dikutip ORF.

Seorang penembak telah menembak secara liar dengan senjata otomatis sebelum polisi datang dan melepaskan tembakan, ujar saksi menambahkan, melansir Aljazeera.

Menteri Dalam Negeri Nehammer mengulangi seruan agar publik tetap di rumah pada Selasa dalam konferensi pers yang disiarkan televisi. Dia menyebut insiden itu sebagai serangan terhadap nilai-nilai Austria dan masyarakat demokratis.

"Penyerang bersimpati dengan kelompok teroris militan IS," katanya, mengacu pada ISIS. Namun, menteri dalam negeri menolak menjelaskan lebih lanjut, dengan alasan penyelidikan sedang berlangsung.

Sebelumnya, Walikota Michael Ludwig mengatakan kepada penyiar publik ORF bahwa satu orang tewas di tempat penembakan, dan orang kedua - wanita yang terluka dalam serangan itu - meninggal karena luka-lukanya pada dini hari Selasa.

Serangan itu dimulai sekitar pukul 8 malam (19:00 GMT) pada Senin, ketika beberapa pria bersenjata senapan melepaskan tembakan, dimulai di luar sinagoga utama kota, karena banyak orang memanfaatkan malam terakhir sebelum jam malam nasional diberlakukan karena Covid-19. (alj/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top