PLN dan Pemprov Babel Sinergi dalam Penyediaan Listrik

Menurut Gubernur Erzaldi, MoU penyediaan tenaga listrik di Babel ini sangat penting sehingga kebutuhan listrik Babel menjadi lebih baik dan akan memberikan kelancaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.




PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Sinergi pelayanan publik dalam penyediaan penyelenggaraan tenaga listrik, PT PLN (Persero) wilayah Bangka Belitung kembali menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu.

Kesepakatan kerja sama yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ini telah disetujui oleh Gubernur Erzaldi Rosman dan ditandatangani dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua belah pihak.

Menurut Gubernur Erzaldi, MoU penyediaan tenaga listrik di Babel ini sangat penting sehingga kebutuhan listrik Babel menjadi lebih baik dan akan memberikan kelancaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Nota kesepakatan ini sangat penting, karena terkait kesediaan listrik kita, untuk itu dengan MoU dalam kegiatan pengembangan listrik menjadi lancar," ungkapnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN Babel, Abdul Mukhlis menjelaskan, MoU ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terbaik, sehingga kebutuhan listrik di Babel sesuai yang diinginkan.

"Intinya, kita buat MoU untuk pelayanan kepada masyarakat, di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. PLN tidak dapat bekerja sendiri, kita bergandeng tangan dengan Pemprov Babel," ujarnya.

Kerjasama ini, menurut dia, sangat membantu ketika terjadi kelangkaan BBM, menyediakan kendaraan listrik serta penyediaan energi barukan, membantu mengurai sampah yang ada di tengah masyarakat, juga yang berhubungan kelistrikan lainnya.

Kita sudah memulai uji coba memanfaatkan sampah untuk dijadikan tenaga listik. Ini kami lakukan di Pulau Tinggi dan di tempat lain. Oleh sebab itu, hal ini membutuhkan sinergi dengan pemda terutama mengenai perizinan," katanya.

Untuk diketahui, dalam penyediaan tenaga listrik di Babel, PLN telah membangun kabel bawah laut dari Pulau Sumatera ke Bangka sepanjang 36 km. Saat ini masih dalam progres pembangunan dan diperkirakan tahun 2021 dapat dioperasikan dengan menambah kapasitas lebih kurang 400 MW. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top