Personil Polres Lamteng Lakukan Pengawalan dan Pengamanan Logistik KPU

"Personil Polres Lamteng yang melaksanakan pengawalan surat suara atau logistik, yakni Anggota Sat Lantas Polres Lampung Tengah," kata Kasubag Dal Ops Bag Ops Polres Lamteng, Iptu Yuswantoro, mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.




GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Personil Polres Lampung Tengah melakukan pengawalan dan pengaman surat suara atau logistik pemilihan kepala daerah (Pilkada) bupati dan wakil bupati Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung, yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

"Personil Polres Lamteng yang melaksanakan pengawalan surat suara atau logistik, yakni Anggota Sat Lantas Polres Lampung Tengah," kata Kasubag Dal Ops Bag Ops Polres Lamteng, Iptu Yuswantoro, mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Senin.

Logistik yang dikawal Bripka Windra Syahputra bersama Bripka Indra Maruli itu diangkut dengan menggunakan Truck Colt Diesel Box Nopol B 9049 UXV yang bermuatan 482 box isi 2.000 lembar dan 1 box isi 1.530 lembar, dengan perincian 965.530 lembar.

Ligistik dan surat suara tersebut tiba di kantor KPU Lampung Tengah, Minggu, 22 November 2020 sekira pukul 09.25 WIB. Setelah logistik dan surat suara sampai di KPU langsung berkoordinasi dengan Bawaslu dan jajaran Polres Lamteng untuk dilakukan pemeriksaan ulang.

Pemeriksaan itu dipimpin Kasubag Dal Ops Bag Ops Polres Lamteng, Iptu Yuswantoro, Bawaslu Edwin Nur, SE., serta komisioner Bawaslu lainnya bersama Kasubag Umum KPU Lamteng, Primahari Romadona, SE, MM.

Setelah dilakukan pemeriksaan kembali jumlah dan jenis logistik, semua dinyatakan lengkap dan diterima KPU Lampung Tengah. Dalam kegiatan pengamanan di KPU Lamteng ini, masing-masing pihak tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top