Pelaku Usaha di Bangka Belitung Diminta Tingkatkan Kualitas Produk dan Layanan

Talkshow dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) dan perlindungan konsumen di masa pandemi ini diadakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat selaku konsumen, betapa pentingnya memahami hak-hak konsumen.




PANGKALPINANG, IPHEDIA.com - Para pelaku usaha di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diminta untuk meningkatkan kualitas produk dan layanannya, sehingga produk atau barang hasil negeri sendiri mampu bersaing di pasar global.

"Dengan begitu, slogan konsumen cerdas dan pelaku usaha tersier dapat dicapai," kata Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel, Fadjri Djagahitam, saat talkshow perlindungan konsumen di masa pandemi, di Ruang Serba Guna Disperindag Babel, Selasa.

Sementara itu, Kasi Kelembagaan dan Pemberdayaan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel, Zurista menambahkan, bentuk dukungan pemprov melalui Disperindag terhadap Harkonas, yaitu melakukan kegiatan mencerdaskan konsumen dengan 20 titik Pos Layanan Pengaduan Konsumen (PLPK) yang ditempatkan di sejumlah pasar tradisional maupun modern.

Selain itu, dinasnya juga siap layanan pengaduan konsumen dari masyarakat Babel dengan menghubungi nomor telepon 08117109666 atau bisa langsung datang ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel, Komplek Perkantoran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Talkshow dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) dan perlindungan konsumen di masa pandemi ini diadakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat selaku konsumen, betapa pentingnya memahami hak-hak konsumen.

Mengusung tema 'Perlindungan Konsumen di Era Pademi Covid-19' kegiatan ini mengundang tiga narasumber, yaitu Kasubdit 1 Indag Dit Reskrimsus Polda Kepulauan Babel Kompol Andi Purwanto, SIK, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel, Drs Sunardi, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, Drg Mulyono Susanto. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top