-->

Pelaku Percobaan Pencurian Sepada Motor Diringkus Polsek Seputihmataram

"Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korban Pawoko warga Kampung Jati Datar, Kecamatan Bandarmataram," kata Kapolsek Seputihmataram, Iptu Jepri Saifullah, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.




SEPUTIHMATARAM, IPHEDIA.com - Kanit Reskrim bersama anggota Polsek Seputihmataram menangkap pelaku percobaan pencurian berinisial AI alias Agung (24) warga Dusun V  Rt 011 Rw 005 Kampung TerbanggiIlir, Kecamatan Bandarmataram, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Senin, 23 Novenber 2020 sekira pukul 06.00 WIB.

"Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korban Pawoko warga Kampung Jati Datar, Kecamatan Bandarmataram," kata Kapolsek Seputihmataram, Iptu Jepri Saifullah, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Senin.

Peristiwa percobaan pencurian itu, terjadi di Dusun Jati Roto Rt 024 Rw 012 Kampung Jatidatar, Kecamatan Bandarmataram, Kabupaten Lampung Tengah, Senin, 9 November 2020 sekira pukul 03.00 WIB.

Kejadian itu berawal saat korban sedang tidur. Datang dua pelaku, yang satu pelaku menunggu di atas sepeda motor dan satu lagi sedang membuka atau merusak kunci kontak sepeda motor merk Honda Supra Fit warna hitam Nopol B 6633 SPF yang di parkirkan di belakang rumahnya.

Naasnya, aksi pelaku diketahui oleh saksi yang juga masih saudara korban. Akan tetapi di saat saksi sedang membangunkan korban, bersama temannya pelaku langsung kabur. Untung ciri-ciri pelaku diketahui oleh saksi. "Setelah dilakukan penyelidikan tentang keberadaanya, satu pelaku berhasil tangkap," ujar Jepri.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku AI alias Agung dijerat dengan pasal Percobaan Pencurian dengan Pemberatan pasal 365 KUHPidana jo 53 KUHPidana dengan ancaman tujuh tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write comment

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

TOPIK

Back to Top